Sebuah game baru berjudul Farnia Village telah muncul di Steam, dan ini bukan sembarang game. Proyek ini dikerjakan oleh beberapa orang penting yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan seri Rune Factory 3 dan Rune Factory 4.
Menurut RPGSite.net game ini menjanjikan sebuah petualangan baru di mana kamu bisa membangun kehidupan dari awal di sebuah desa yang damai, lengkap dengan elemen-elemen yang sudah akrab bagi para veteran genre ini.
Tim di Balik Layar
Salah satu hal yang membuat Farnia Village menarik perhatian adalah tim pengembangnya. Proyek ini dipimpin oleh Shinichi Manabe melalui studionya, ManaGames. Bagi yang belum tahu, Manabe adalah direktur dari Rune Factory 4 dan juga kepala programer untuk Rune Factory 3. Pengalamannya dalam meracik game simulasi yang adiktif tentu menjadi fondasi yang kuat.

Tidak sendirian, Manabe juga kembali bekerja sama dengan Takanori Tsuji, yang bertanggung jawab sebagai penulis naratif di kedua game Rune Factory tersebut. Cerita dan interaksi karakter yang hidup adalah salah satu kekuatan seri tersebut, jadi kehadirannya memberikan harapan besar. Sektor musik juga diisi oleh nama yang tidak asing, yaitu Tomoko Morita, komposer yang musiknya telah menghiasi seri Rune Factory hingga Rune Factory: Tides of Destiny. Kolaborasi ini seakan menjadi sebuah reuni kecil yang berpotensi menghasilkan karya berkualitas.
Mengenal Gameplay Farnia Village
Farnia Village menawarkan sebuah gameplay loop yang terdiri dari tiga pilar utama: bertani, berpetualang, dan menjalin hubungan. Kamu akan memulai hidup baru tanpa ingatan apa pun selain namamu sendiri, lalu diberikan sebuah rumah kecil dan ladang untuk dikelola. Aktivitas bertani dibuat mudah untuk dipelajari, namun tetap memiliki kedalaman bagi mereka yang ingin serius mengelolanya. Hasil panen tidak hanya untuk dijual, tetapi juga bisa diolah menjadi masakan, hadiah untuk penduduk desa, atau bahkan material untuk kegiatan menempa (forge). Uniknya, kamu bisa berteman dengan monster untuk membantumu di ladang.
Di luar bertani, dunia Farnia Village penuh dengan petualangan. Terdapat berbagai dungeon untuk dijelajahi, termasuk dungeon musiman, reruntuhan yang selalu berubah, hingga kastil Dark Queen. Kamu tidak perlu bertualang sendirian; kamu bisa mengajak penduduk desa atau monster yang sudah jinak untuk ikut bertarung. Membawa bekal bento juga menjadi bagian dari persiapan sebelum menghadapi musuh-musuh yang ada. Setiap elemen ini dirancang untuk membuat eksplorasi terasa lebih hidup dan menantang.
Perjalanan Pengembangan dan Platform
Pengembangan Farnia Village didukung oleh komunitas melalui kampanye Kickstarter. Target pendanaan awal sebesar 5 juta yen berhasil tercapai dalam waktu singkat, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pemain. Kesuksesan ini memungkinkan tim untuk menyiapkan berbagai stretch goals atau target tambahan untuk memperkaya konten game.

Untuk saat ini, Farnia Village akan dirilis terlebih dahulu untuk platform PC melalui Steam. Tim pengembang juga berencana merilisnya di platform PC lain seperti DLsite. Meskipun ada penyebutan bahwa game ini dioptimalkan untuk perangkat keras sekelas Nintendo Switch, perilisan untuk konsol masih belum dapat dikonfirmasi sepenuhnya. Para pemain di platform PC akan menjadi yang pertama merasakan kehidupan di desa Farnia.
Bahasa dan Akses Global
Untuk memastikan game ini dapat dinikmati oleh audiens yang lebih luas, ManaGames telah mengonfirmasi bahwa Farnia Village akan tersedia dalam dua bahasa, yaitu Jepang dan Inggris. Ini membuka pintu bagi komunitas internasional untuk dapat langsung mengikuti cerita dan berinteraksi dengan dunia game tanpa halangan bahasa.
Lewat perpaduan antara tim pengembang berpengalaman dan mekanik gameplay yang solid, Farnia Village menjadi salah satu judul yang patut diperhatikan, khususnya bagi kamu yang merindukan game simulasi kehidupan dengan petualangan fantasi yang mendalam.































