NetEase Games bersama ZhuRong Studio secara resmi meluncurkan game terbaru mereka, Sword of Justice, untuk pasar global pada 7 November 2025. Game bergenre Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (MMORPG) dengan tema fantasi oriental ini kini tersedia untuk dimainkan di platform PC dan mobile, baik Android maupun iOS.
Peluncuran di kawasan Asia Tenggara ditandai dengan kolaborasi bersama aktris populer, Baifern, yang akan membawakan seri video khusus untuk game ini.
Kolaborasi dengan Aktris Baifern
Untuk peluncuran di Asia Tenggara, NetEase Games menunjuk aktris dan model terkenal, Baifern, sebagai wajah dari Sword of Justice. Dalam kolaborasinya, Baifern akan memerankan salah satu karakter penting dalam game yang bernama Ye Xueqing. Perannya tidak hanya sebatas promosi, tetapi juga untuk menghidupkan karakter tersebut melalui sebuah seri video, memperkenalkan dunia Sword of Justice kepada para pemain.

Penunjukan figur publik yang dikenal luas di Asia Tenggara ini merupakan strategi untuk mendekatkan game dengan audiens lokal. Karakter Ye Xueqing sendiri digambarkan memiliki kepribadian yang kompleks, dan Baifern akan menampilkannya dalam berbagai sisi, mulai dari yang lembut hingga sisi yang lebih tangguh.
Dunia yang Hidup Berkat Teknologi AI
Salah satu aspek teknis yang diperkenalkan dalam Sword of Justice adalah penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan dunia yang lebih dinamis. Para Non-Player Character (NPC) di dalam game ini dirancang agar dapat mengingat interaksi yang pernah mereka lakukan dengan karaktermu. Artinya, NPC bisa memberikan respons yang berbeda-beda tergantung pada tindakan yang pernah kamu lakukan sebelumnya.
Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman bermain yang lebih personal, di mana setiap pilihan yang kamu ambil dapat membentuk alur ceritamu sendiri. Teknologi AI juga diterapkan pada sistem kustomisasi karakter. Game ini menyediakan lebih dari 300 parameter yang bisa diatur, namun ada fitur menarik di mana kamu cukup mengunggah sebuah foto, dan AI akan mencoba menghasilkan karakter yang mirip.
Gameplay Adil Tanpa Pay-to-Win
Sword of Justice mengusung model bisnis free-to-play, yang berarti game ini bisa diunduh dan dimainkan secara gratis. Pengembangnya menekankan bahwa game ini dirancang untuk menciptakan lingkungan bermain yang adil dan tidak berfokus pada pay-to-win. Melalui sistem yang disebut “Converging Paths”, semua pemain, baik yang kasual maupun yang kompetitif, akan menerima hadiah inti yang sama.

Kemajuan karakter sepenuhnya didasarkan pada gameplay dan aktivitas yang dilakukan di dalam game. Untuk menjaga keseimbangan, terdapat batasan atribut yang ketat dan sistem reset musiman, memastikan semua pemain memiliki kesempatan yang setara untuk berkembang di setiap musimnya.
Eksplorasi Dunia Fantasi dan Kebebasan Bermain
Game ini mengambil latar dunia yang terinspirasi dari Tiongkok pada abad ke-12, mengajak pemain untuk berpetualang dalam sebuah semesta seni bela diri fantasi. Selain bertarung melawan monster atau pemain lain, kamu juga diberi kebebasan untuk menjalani peran lain. Misalnya, kamu bisa menjadi seorang pengrajin yang fokus membuat berbagai item kuat, atau menjadi seorang sosialita yang membangun pengaruh melalui interaksi.
Keberagaman pilihan gameplay ini memungkinkan setiap pemain untuk menemukan cara bermain yang paling sesuai dengan gaya mereka. Dengan dukungan bahasa yang mencakup Bahasa Indonesia, Thai, Inggris, dan beberapa bahasa Asia lainnya, game ini diharapkan dapat diakses oleh lebih banyak pemain di kawasan ini.































