Di antara banyaknya pilihan tontonan, menemukan seri yang terasa segar dan dieksekusi dengan cemerlang adalah kepuasan tersendiri. Great Pretender adalah salah satu seri tersebut, anime yang membawa kita ke dalam dunia glamor para penipu kelas atas dengan gaya yang tidak ada duanya.
Sinopsis Cerita
Kisah ini memperkenalkan kamu pada Makoto Edamura, pemuda yang menganggap dirinya penipu terhebat di Jepang. Namun, nasibnya berubah drastis ketika ia mencoba menipu turis bernama Laurent Thierry. Tanpa ia sadari, targetnya justru maestro penipuan internasional yang kemudian menyeret Edamura ke dalam dunia penipuan internasional yang jauh lebih besar.
Bersama tim penipu eksentrik Laurent, Edamura berkeliling dunia untuk menjalankan skema rumit demi menipu individu-individu kaya raya yang korup.
WARNING! Artikel mengandung spoiler.
Skema Penipuan dalam Great Pretender
Great Pretender adalah contoh luar biasa dari genre CON GAMEs. Jika Ocean’s Eleven bisa dianggap sebagai blueprint genre heist dengan gaya Hollywood, maka Great Pretender adalah versi anime-nya yang lebih emosional dan flamboyan.
Ceritanya menyajikan serangkaian aksi tipu daya (hijinks) para con artist yang akan membuatmu terus menebak-nebak. Setiap rencananya rumit, penuh intrik, dan seringkali berjalan tidak sesuai ekspektasi, yang justru menambah keseruannya.
Ambil contoh “Case 2: Singapore Sky”. Di sini, tim menggelar ajang balap pesawat palsu berskala internasional. Namun, di tengah keseruan skema tersebut, cerita dengan cerdas menyisipkan kilas balik kelam salah satu anggota tim, Abigail “Abby” Jones.

Pengungkapan masa lalunya yang traumatis inilah yang mengangkat narasi Great Pretender ke level yang lebih tinggi, menunjukkan bahwa setiap CON GAME bukan hanya soal uang, tetapi juga menjadi panggung untuk konfrontasi batin para karakternya.
Dinamika Karakter dalam Great Pretender
Di mana Great Pretender benar-benar bersinar adalah pada pengembangan karakternya. Ini bukan sekadar cerita tentang penipuan, tetapi tentang para penipu itu sendiri.
Makoto Edamura adalah protagonis yang sangat relatable. Ia bukanlah swindler berdarah dingin; hatinya yang pada dasarnya baik seringkali berkonflik dengan dunia kriminal yang ia masuki. Perjalanan Edamura adalah tentang pencarian identitas dan moralitas di tengah kebohongan.
Sebagai penyeimbang, ada Laurent Thierry, confidence man klasik yang karismatik dan misterius. Karakternya disuarakan dengan sangat baik oleh Junichi Suwabe, yang penampilannya berhasil menangkap pesona dan bahaya secara bersamaan.

Dinamika antara Edamura yang naif dan Laurent yang sinis menjadi jantung emosional dari seri ini, membuktikan bahwa cerita terbaik adalah cerita tentang manusia, bahkan jika mereka adalah para pembohong ulung.
Visual dan Audio yang Berkelas
Secara teknis, anime ini menampilkan kualitas produksi yang sangat solid. Diproduksi oleh WIT STUDIO, kualitas animasinya mulus dan dinamis. Gaya visualnya sangat mencuri perhatian, di mana latar belakang kota digambarkan dengan palet warna cerah dan pekat yang mengadopsi gaya pop-art.
Detail di dalamnya menciptakan latar yang terasa begitu nyata. Kekuatan visual ini juga datang dari desain karakter oleh Yoshiyuki Sadamoto (Neon Genesis Evangelion), yang memberikan ekspresi khas pada setiap karakter.
Dari sisi audio, komposer Yutaka Yamada menyajikan alunan musik jazz dan funk yang stylish dan menjadi identitas seri ini. Namun, sorotan utamanya terletak pada lagu penutupnya, yang merupakan momen bersejarah tersendiri.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah anime TV Jepang, lagu dari Freddie Mercury digunakan sebagai lagu tema. Pilihan jatuh pada “The Great Pretender”, lagu legendaris yang dibawakan oleh vokalis Queen tersebut.
Visual penutupnya sendiri, yang menampilkan para karakter dalam wujud kucing, adalah sebuah metafora cerdas. Untuk melihat bagaimana lagu ikonik ini dipadukan dengan visual yang unik tersebut, kamu bisa menyaksikannya di bawah ini.
Koneksi antara lagu dan cerita jauh lebih dalam dari sekadar kesamaan judul. Liriknya, yang bercerita tentang seseorang yang berpura-pura menjadi sosok yang bukan dirinya untuk menyembunyikan kesepian, secara sempurna merefleksikan lanskap mental para karakternya. Mereka adalah para confidence man yang harus menjadi ‘aktor hebat’ setiap hari.
Untuk mengapresiasi sepenuhnya mahakarya yang menjadi jiwa dari penutup anime ini, berikut adalah video resmi dari Freddie Mercury yang telah di-remaster.
Penggunaan lagu ini bukanlah sekadar tempelan, melainkan sebuah pernyataan tematik yang kuat. Lagu ini menjadi pengakuan sunyi di balik semua kebohongan dan kemewahan, memberikan resonansi emosional yang mendalam setiap kali sebuah episode berakhir.
Kelebihan dan Kekurangan
Tentu, tidak ada anime yang sempurna. Kelebihan utama Great Pretender adalah kombinasi dari narasi yang cerdas, karakter yang mendalam, serta presentasi audio dan visual yang sangat apik. Anime ini sangat menghibur dan memuaskan dari awal hingga akhir.
Namun, jika harus menunjuk satu kekurangan, beberapa penonton mungkin akan merasa bahwa skema penipuan yang dijalankan terkadang terasa terlalu sempurna dan mulus. Ada kalanya keberuntungan tampak terlalu berpihak pada tim Laurent, yang mungkin sedikit mengurangi ketegangan bagi mereka yang mencari cerita kriminal yang lebih realistis dan gritty.
Kesimpulan
Great Pretender adalah anime yang dieksekusi dengan sangat baik. Seri ini sangat menyenangkan untuk ditonton, berhasil menarikmu ke dalam dunianya yang penuh gaya namun terasa begitu nyata, bahkan dengan semua skema penipuannya yang luar biasa.
Dengan plot twist yang akan membuatmu tercengang, Great Pretender adalah tontonan cerdas dan menghibur yang sulit untuk dilewatkan. Kabar baiknya, kamu bisa langsung menyaksikan seluruh kasusnya karena Great Pretender tersedia secara resmi di Netflix.
Great Pretender (Anime – TV)
Summary
Great Pretender tidak hanya sekadar menyajikan intrik Con Game yang akan membuatmu terus menebak, tetapi juga memperdalamnya dengan drama karakter yang kompleks dan dukungan audio-visual berkelas yang membuat dunianya terasa begitu hidup.





























