Steam Controller terbaru dari Valve langsung menjadi sorotan setelah stoknya habis hanya sekitar satu hari setelah resmi dirilis. Dikutip dari RockPaperShotgun, permintaan yang tinggi membuat Valve mengakui bahwa produk tersebut terjual lebih cepat dari perkiraan mereka. Situasi ini memicu perhatian komunitas game PC, terutama karena perangkat hardware Valve biasanya memang punya basis penggemar yang cukup kuat.

Melalui akun Bluesky resminya, Valve menyampaikan bahwa Steam Controller “ran out faster than we anticipated”. Perusahaan itu juga mengatakan sedang berupaya menambah stok dan akan memberikan pembaruan mengenai perkiraan waktunya. Namun, belum ada jadwal pasti kapan controller tersebut kembali tersedia.

Stok Habis Lebih Cepat dari Perkiraan

Valve tampaknya tidak sepenuhnya siap menghadapi besarnya permintaan awal untuk Steam Controller. Produk ini baru saja diluncurkan, tetapi stoknya sudah habis dalam waktu singkat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minat terhadap controller ini cukup tinggi, terutama dari pengguna Steam dan penggemar hardware gaming PC.

Meski begitu, banyak orang tidak terlalu terkejut. Valve memiliki rekam jejak kuat dalam ekosistem game PC, termasuk lewat Steam Deck. Karena itu, perilisan controller baru dari perusahaan tersebut hampir pasti menarik perhatian besar.

Masalahnya, pernyataan Valve masih sangat singkat. Mereka hanya menyebut sedang mengusahakan stok tambahan tanpa memberikan tanggal atau estimasi yang jelas. Bagi calon pembeli, hal ini berarti mereka masih harus menunggu informasi resmi berikutnya.

Steam Controller ran out faster than we anticipated, and we hate that not everyone who wanted one was able to get it. We’re working on getting more in stock and will have an update on expected timeline soon.

Valve (@valvesoftware.com) 2026-05-05T16:07:18.587Z

Scalper Mulai Manfaatkan Kelangkaan

Seperti yang sering terjadi pada produk hardware populer, habisnya stok Steam Controller langsung dimanfaatkan oleh scalper. Beberapa unit mulai muncul di platform jual beli seperti eBay dengan harga yang jauh lebih tinggi dari harga resmi. Bahkan, ada yang dijual minimal dua kali lipat.

Situasi seperti ini cukup menyebalkan bagi pembeli biasa. Orang yang benar-benar ingin memakai controller tersebut harus bersaing dengan pihak yang membeli hanya untuk dijual ulang. Akibatnya, pasar sekunder menjadi tidak sehat dan harga bergerak jauh dari nilai aslinya.

Pilihan paling aman adalah menunggu stok resmi dari Valve kembali tersedia. Membeli dari scalper justru bisa membuat praktik seperti ini terus berulang setiap kali ada produk game hardware yang banyak diminati.

Respons Valve Masih Ditunggu

Valve sudah berjanji akan memberikan pembaruan terkait ketersediaan Steam Controller. Namun, sampai pernyataan itu dirilis, belum ada detail mengenai jumlah stok baru atau wilayah mana saja yang akan mendapat pasokan lebih dulu.

Komunitas kini menunggu langkah berikutnya dari Valve. Jika stok tambahan datang dalam waktu dekat, tekanan dari pasar sekunder bisa berkurang. Namun, jika pasokan tetap terbatas, harga jual ulang kemungkinan masih akan tinggi untuk sementara waktu.

Bagi kamu yang belum kebagian, keputusan terbaik adalah memantau kanal resmi Valve dan menghindari pembelian dengan harga tidak wajar. Steam Controller memang sedang ramai dibicarakan, tetapi membayar harga dua kali lipat bukan pilihan yang bijak.

Steam Curator Page

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini