Monster Hunter Wilds menarik perhatian besar sejak perilisannya. Dalam waktu singkat, game ini masuk dalam daftar sepuluh besar di Steam dan mencapai lebih dari satu juta pemain aktif dalam enam jam pertama. Meski masih ada beberapa masalah teknis, jumlah pemain yang terus bertambah menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap game ini.
Baca Juga: Monster Hunter Wilds Pecahkan Rekor Jumlah Pemain di Steam
Selain perburuan monster, makanan yang muncul dalam game juga menjadi sorotan. Salah satu hidangan yang mendapat perhatian adalah cheese naan, roti khas India yang kini mulai dicari oleh banyak pemain di dunia nyata.
Cheese Naan di Monster Hunter Wilds
Cheese naan adalah varian dari naan, roti pipih khas India yang dipanggang dalam oven tandoor. Berbeda dari naan biasa, cheese naan memiliki isian keju di dalamnya yang meleleh saat dipanggang, memberikan rasa gurih yang khas. Biasanya, makanan ini dinikmati dengan hidangan khas India seperti butter chicken atau chicken tikka masala.
Namun, dalam Monster Hunter Wilds, roti yang muncul di dalam game memiliki keju yang jelas terlihat di atasnya. Meskipun tampilannya berbeda dari cheese naan autentik yang biasanya memiliki keju di dalamnya, visual makanan ini tetap menggoda dan berhasil menarik perhatian banyak pemain.
Setelah melihatnya di game, banyak pemain menjadi penasaran dan mulai mencari cheese naan di restoran India terdekat. Bahkan, beberapa mencoba membuatnya sendiri di rumah. Fenomena ini berdampak nyata di dunia kuliner, dengan laporan salah satu restoran India di Tokyo yang menerima pesanan hingga 99 porsi cheese naan dalam satu kali pemesanan.
Bagaimana Monster Hunter Wilds Membuat Makanan Tampak Menggoda
Art director Monster Hunter Wilds, Kaname Fujioka, mengungkapkan bahwa adegan perjamuan dengan cheese naan adalah “Hal pertama yang kami buat,” dan menjelaskan bahwa dibutuhkan banyak usaha untuk membuat makanan dalam game terlihat menggugah selera.
“Butuh banyak sekali percobaan untuk menampilkan detail seperti bagaimana naan robek dan bagaimana keju meleleh,” ujarnya. “Saya benar-benar fokus pada ini karena saya ingin menantang diri sendiri untuk melihat seberapa menggoda saya bisa membuat makanan sederhana terlihat.”
Upaya ini terbukti berhasil, karena banyak pemain yang merasa tergoda untuk mencicipi cheese naan di dunia nyata. Visual yang realistis dan detail membuat makanan dalam Monster Hunter Wilds bukan sekadar elemen latar, tetapi bagian yang benar-benar bisa memengaruhi pengalaman pemain.
Alasan Cheese Naan Begitu Populer
Cheese naan bukan sekadar roti pipih dengan keju. Proses pembuatannya menggunakan oven tandoor tradisional, menghasilkan tekstur yang khas—bagian luar renyah, sementara bagian dalam tetap lembut dan kenyal. Keju yang dilelehkan di dalam adonan memberikan sensasi rasa gurih yang khas, berbeda dengan roti dalam game yang menampilkan keju di atasnya.
Bagi yang ingin merasakan cheese naan autentik, penting untuk memilih restoran yang memanggangnya dengan metode tradisional. Jika hanya dibuat di atas panggangan biasa, hasilnya lebih mirip dengan roti pipih keju dibandingkan dengan cheese naan yang sebenarnya.
Berawal dari Game, Menjadi Kuliner Viral
Fenomena makanan yang menjadi populer karena video game bukanlah hal baru. Sebelumnya, berbagai game telah memperkenalkan hidangan khas yang akhirnya menjadi tren di dunia nyata. Monster Hunter Wilds kini turut berperan dalam mengenalkan cheese naan ke lebih banyak orang, membuktikan bahwa makanan dalam game bisa lebih dari sekadar elemen latar—ia dapat membangun koneksi antara pemain dan budaya kuliner dunia nyata.
Meningkatnya minat terhadap cheese naan berkat Monster Hunter Wilds menunjukkan bagaimana media interaktif dapat memengaruhi kebiasaan konsumsi di dunia nyata. Dengan tren ini yang terus berkembang, bukan hal yang mustahil jika makanan dari game lain juga akan menarik perhatian global di masa depan.
Visual makanan dalam Monster Hunter Wilds telah membangkitkan rasa penasaran banyak pemain, mendorong mereka untuk mencoba cheese naan di dunia nyata. Detail yang dibuat dengan cermat dalam game ini tidak hanya menambah imersi, tetapi juga memperkenalkan lebih banyak orang pada hidangan yang mungkin sebelumnya kurang dikenal secara luas.
Source: The Gamer






























