Yunyun Syndrome!? Rhythm Psychosis akan dirilis di Steam untuk PC pada 30 Oktober. Game ini dikembangkan oleh WHO YOU dan dipublikasikan oleh WSS playground bersama Alliance Arts. Menggabungkan elemen rhythm-adventure dengan tema isolasi sosial, ilusi digital, dan obsesi terhadap budaya otaku, game ini menghadirkan pengalaman yang tidak biasa melalui karakter utama bernama Qtie, seorang hikikomori yang kehilangan kendali atas realitas.
Perjalanan Psikologis di Tengah Distorsi Dunia Digital
Ceritanya mengikuti Qtie, seorang gadis yang menghindari kehidupan sosial dan menghabiskan waktunya dengan mendengarkan musik denpa serta mengidolakan karakter fiksi bernama Yunyun. Hari-harinya diisi dengan menjelajah media sosial dan mengunggah postingan-postingan aneh secara anonim. Postingan ini perlahan menyebarkan efek yang disebut “Yunyun-brain,” yaitu delusi yang menginfeksi pengguna lain di dunia digital.
Game ini tidak menyajikan jawaban eksplisit mengenai mengapa Qtie hidup seperti itu atau bagaimana dunia bisa rusak akibat postingannya. Sebaliknya, pemain diajak untuk menyelami sudut pandang karakter dan menemukan makna dari potongan narasi yang terurai lewat alur permainan dan musik.
Perpaduan Musik dan Media Sosial dalam Gameplay

Gameplay terbagi menjadi dua bagian utama. Pertama, pemain akan memantau aktivitas di sosial media dalam game. Pada fase ini, pemain bisa melihat komentar dari pengikut fanatik Yunyun maupun pengguna yang merespons dengan kebencian. Kedua, permainan berlanjut ke sesi rhythm, di mana pemain harus menyesuaikan input dengan tempo musik denpa yang digunakan dalam permainan.
Ketika lagu mencapai bagian klimaks, pemain mendapatkan kesempatan untuk membanjiri sosial media dengan postingan. Semakin tepat waktu dan intens postingan dilakukan, semakin luas efek Yunyun-brain menyebar. Sistem ini menciptakan interaksi langsung antara gameplay ritmis dan dampak sosial dalam dunia virtual.
Dua Tokoh, Dua Dunia yang Bertabrakan
Narasi game dibangun melalui hubungan antara dua karakter utama:
- Qtie adalah gadis hikikomori yang tidak lagi berinteraksi dengan dunia nyata. Ia menciptakan dunianya sendiri melalui musik denpa dan cinta obsesif terhadap karakter fiksi.
- Yunyun adalah karakter yang muncul melalui layar monitor. Ia terlihat berbicara kepada Qtie, memberikan rasa nyaman sekaligus memperkuat delusi yang dialami. Keberadaannya tidak pasti, dan bisa jadi hanya bagian dari imajinasi Qtie.
Interaksi antara keduanya menjadi fondasi utama cerita, yang mencerminkan konflik antara realitas dan fantasi.
Denpa, Delusi, dan Siapa yang Akan Menikmati Game Ini
Genre denpa adalah jenis musik yang dikenal dengan aransemen yang hiperaktif, nada berulang, dan lirik yang terdengar aneh atau tidak masuk akal. Gaya ini sering dikaitkan dengan ekspresi emosional ekstrem dan atmosfer yang tidak biasa dalam dunia otaku.
Yunyun Syndrome!? Rhythm Psychosis menghadirkan lebih dari 30 lagu denpa yang menjadi inti dari pengalaman bermain. Salah satu lagu yang ditampilkan adalah Sakuranbo Kiss (it’s a cherry kissing explosion), sebuah track populer di kalangan penggemar musik otaku. Musik dalam game ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen gameplay, tetapi juga mencerminkan kondisi psikologis karakter utama dan mendukung narasi yang dibangun.

Game ini ditujukan untuk pemain yang terbiasa dengan kultur otaku, shitposting, dan denpa music, serta mereka yang menikmati tema psikologis dan visual yang intens seperti dalam NEEDY STREAMER OVERLOAD. Dengan jadwal rilis pada 30 Oktober di Steam, game ini menawarkan pengalaman yang unik, mengguncang, dan menyatukan dunia fiksi dan realita dalam satu bentuk kekacauan yang penuh warna.
Source: Steam































