Ubisoft kembali menghadirkan pembaruan besar untuk game open-world besutan mereka. Kali ini, pemain diajak menyelami sisi cerita yang lebih gelap dan personal lewat ekspansi Avatar: Frontiers of Pandora – From the Ashes.

Peluncuran konten ini dilakukan bersamaan dengan rilis teatrikal film Avatar: Fire and Ash. Strategi ini memberikan kesempatan bagi penggemar untuk menikmati pengalaman menyeluruh, baik dari layar lebar maupun melalui konsol game.

Menelusuri Cerita Avatar: Frontiers of Pandora – From the Ashes

Massive Entertainment, studio Ubisoft, bekerja sama dengan Lightstorm Entertainment dan Disney Games dalam pengembangan konten ini. Cerita berpusat pada So’lek, seorang pejuang Na’vi yang tangguh dan telah ditempa oleh berbagai pertempuran.

Berbeda dengan petualangan sebelumnya, So’lek kini didorong oleh dendam. Ia memiliki misi berat untuk melindungi orang-orang yang dicintainya dari ancaman yang muncul di Western Frontier. Jalan hidupnya bersinggungan dengan warband dari klan Mangkwan atau Ash Clan.

Kedatangan klan ini mengubah dinamika permainan secara signifikan. Jika sebelumnya pemain terbiasa melawan manusia atau mesin RDA, kini kamu akan dihadapkan pada konflik brutal antara sesama Na’vi.

Akar masalahnya berasal dari sejarah masa lalu. So’lek pernah terlibat bentrokan dengan Wukula, pejuang Mangkwan. Pertemuan itu meninggalkan luka fisik dan dendam mendalam pada Wukula, yang kini memicu rivalitas mematikan di antara mereka berdua.

Tantangan Baru di Avatar: Frontiers of Pandora – From the Ashes

Dalam ekspansi ini, pemain tidak hanya akan menghadapi Wukula seorang. Barisan musuh diperkuat oleh karakter berbahaya lainnya seperti Zari. Ia adalah sniper mematikan yang dilatih langsung oleh Recom Lyle Wainfleet.

Meskipun buta satu mata, Zari sangat ahli menggunakan persenjataan manusia dan perlengkapan RDA. Kemampuannya ini membuatnya menjadi ancaman serius yang mengintai dari bayang-bayang. Ada juga Rakx yang menguasai pertempuran udara dan siap menebar teror dari langit dengan menunggangi ikran miliknya.

Untuk mengimbangi ancaman dari Ash Clan, Avatar: Frontiers of Pandora – From the Ashes turut memperkenalkan unit RDA terbaru. Kamu akan menemukan hellhounds, Skel suits, dan varian AMP suit khusus yang dirancang untuk peperangan menggunakan RPG, sniper, dan shotgun.

Kombinasi musuh ini menciptakan tantangan dinamis baik di darat maupun di udara. Major Tyler Bukowski dari RDA Sec-Ops juga hadir kembali sebagai sosok komando. Ia bertugas mengoordinasikan pergerakan RDA bersama Ash Clan untuk menumpas Resistance di Western Frontier.

Gameplay dan Fitur Terbaru yang Lebih Taktis

Ekspansi ini membuka sub-region bernama The Ravines yang terletak di wilayah Ravaged Kinglor Forest. Lingkungan ini dirancang khusus untuk mendukung pengalaman gameplay yang lebih intens dan menantang.

Pertempuran Na’vi-versus-Na’vi menuntut presisi taktis dan adaptabilitas tinggi dari pemain. Hal ini dikarenakan musuh memiliki gaya bertarung yang unik dan berbeda dari musuh-musuh sebelumnya. Setiap pertemuan dirancang untuk menonjolkan kepribadian lawan, mulai dari pengejaran Wukula hingga serangan jarak jauh Zari.

Fitur yang cukup dinantikan akhirnya hadir, yaitu opsi perspektif kamera. Pemain kini bisa beralih antara sudut pandang first-person dan third-person. Fitur ini memberikan perspektif segar dalam menikmati visual permainan, ditambah dengan mekanisme traversal yang ditingkatkan.

Kamu bisa memainkan ekspansi ini di berbagai platform, mulai dari PlayStation 5, Xbox Series X|S, Amazon Luna, hingga PC melalui Ubisoft Store, Epic Games Store, dan Steam.

Konten ini bisa dibeli secara terpisah atau melalui edisi khusus seperti From the Ashes Edition dan Complete Edition yang sudah mencakup Season Pass. Ubisoft tampaknya berhasil memperluas mitologi game ini ke arah yang lebih berani lewat konten tambahan tersebut.

Steam Curator Page

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini