NetEase Games resmi mengumumkan kelanjutan Season 4 Vol. 2 untuk Dunk City Dynasty, game mobile 3v3 streetball berlisensi resmi NBA dan NBPA. Pembaruan ini menghadirkan tiga nama yang sangat dikenal penggemar basket: James Harden, Karl Malone, dan Aaron Gordon. Ketiganya bergabung ke dalam jajaran pemain yang sebelumnya sudah diisi oleh bintang seperti Stephen Curry, Giannis Antetokounmpo, Kevin Durant, Luka Dončić, dan Nikola Jokić.
Rilis terbaru ini tidak hanya menambah variasi karakter di dalam game, tetapi juga melanjutkan upaya NetEase Games menjaga siklus live update melalui mode permainan baru, event waktu terbatas, serta rangkaian kompetisi global yang digelar sepanjang tahun 2025.
James Harden, Karl Malone, dan Aaron Gordon Masuk Roster
Kehadiran James Harden di Dunk City Dynasty menambah opsi guard dengan karakteristik playstyle penembak jarak jauh dan ball handler yang kuat. Harden digambarkan sebagai pemain yang mampu menembus pertahanan lawan dengan dribble dan step-back jumper, sesuatu yang sudah familiar bagi penonton NBA di dunia nyata. Di konteks game, karakter seperti ini biasanya menjadi ancaman di perimeter dan membuka ruang bagi rekan satu tim.
Karl Malone dan Aaron Gordon menempati posisi forward dengan fokus pada kekuatan fisik, daya tahan, serta keseimbangan antara offense dan defense. Malone dikenal dari era NBA sebelumnya sebagai pemain yang kuat di area post, sementara Gordon identik dengan athleticism dan kemampuan finishing di dekat ring. Kombinasi kedua tipe forward tersebut menambah variasi komposisi tim dalam gameplay, baik untuk strategi yang mengutamakan power di bawah ring maupun transisi cepat.
Pihak pengembang menempatkan tiga pemain ini sebagai bagian dari upaya memperkaya pilihan gaya bermain, sehingga pemain bisa bereksperimen dengan line-up yang berbeda untuk menghadapi berbagai situasi di lapangan virtual.

Koleksi Outfit Baru dan Event Party Park
Season 4 Vol. 2 juga membawa sejumlah item kosmetik baru. Set outfit bertema “Sunland” dan “Anything goes” tersedia melalui costume supply crates yang bisa diakses menggunakan Fashion Voucher. Selain itu, ada set “Guest” dan “Graffiti Master” yang dimasukkan ke dalam event Treasure Hunt. Koleksi ini dirancang untuk pemain yang ingin menyesuaikan tampilan karakter mereka di lapangan, tanpa mengubah aspek kompetitif inti dari gameplay.
Jersey khusus James Harden dan Karl Malone juga tersedia, berdampingan dengan Special Offer Pack untuk kostum baru. Elemen kosmetik semacam ini sudah menjadi bagian umum dari ekosistem game free-to-play, di mana pemain dapat menyesuaikan tampilan avatar sambil tetap mengikuti ritme update konten.
Dalam periode November 26 hingga Desember 9, Dunk City Dynasty menghadirkan rangkaian Party Park activity series. Salah satu aktivitas yang disorot adalah Rhythm Shooting, mode yang terinspirasi dari theme song Curry dan Durant. Pemain diminta untuk menembak mengikuti irama musik, dengan hadiah in-game yang bisa dikumpulkan sepanjang event. Mode seperti ini biasanya dirancang sebagai selingan santai dari pertandingan kompetitif utama.
Selain itu, terdapat mode World Tour yang mengangkat tema trio legendaris Oklahoma City: Kevin Durant, Russell Westbrook, dan James Harden. Pemain bisa mengikuti pertandingan hingga 11 poin maupun showdown dengan waktu terbatas, sambil mengumpulkan hadiah seperti Diamonds dan Star Talent Card. Rangkaian event ini menunjukkan pendekatan live-ops yang memanfaatkan sejarah dan narasi NBA untuk mendukung variasi konten di dalam game.

Rekap Dunk City Dynasty Global Championship 2025
Di luar konten in-game, NetEase Games juga menutup rangkaian Dunk City Dynasty Global Championship 2025 yang digelar di Shanghai, Cina. Turnamen ini menghadirkan tim-tim terbaik yang bersaing memperebutkan prize pool sebesar 100.000 dolar AS. Setelah tiga hari pertandingan, tim ADG dari Tiongkok daratan keluar sebagai juara.
Sebagai bagian dari apresiasi, ADG akan ditampilkan sebagai tim juara pada billboard di Broadway, Times Square, New York. Pendekatan ini menghubungkan ekosistem esports game mobile dengan ruang publik ikonik, sesuatu yang semakin sering ditemui di berbagai skena kompetitif global.
Turnamen ini juga didukung oleh konten digital seperti video shout-out dari Jamal Murray, highlight pertandingan, teaser final, serta pengenalan tim pemenang yang dipublikasikan melalui akun resmi Dunk City Dynasty di YouTube dan X (Twitter). Dokumentasi semacam ini penting untuk menjaga rekam jejak kompetisi sekaligus memudahkan pemain baru atau penonton kasual mengikuti perkembangan skena kompetitif game tersebut.

Posisi Dunk City Dynasty di Pasar Game Basket Mobile
Dunk City Dynasty menempatkan diri sebagai game basket mobile dengan fokus pada 3v3 streetball serta lisensi resmi dari NBA dan NBPA. Keberadaan nama-nama besar seperti Stephen Curry, Giannis Antetokounmpo, Kevin Durant, Luka Dončić, Nikola Jokić, James Harden, Karl Malone, dan Aaron Gordon memberikan daya tarik tersendiri bagi penggemar basket yang ingin melihat representasi pemain favorit mereka dalam format game.
NetEase Games, sebagai pengembang dan publisher, melengkapi rilis konten ini dengan kehadiran Dunk City Dynasty di berbagai platform distribusi dan media sosial. Informasi lebih lanjut mengenai game dapat ditemukan di situs resmi, halaman Google Play, App Store, hingga kanal sosial seperti Facebook, X, YouTube, TikTok, Discord, dan Instagram.
Bagi kamu yang mengikuti tren game basket mobile, kombinasi update roster bintang NBA, aktivitas event periodik, serta dukungan esports melalui Global Championship 2025 memperlihatkan bahwa Dunk City Dynasty terus dikembangkan sebagai layanan jangka panjang, bukan sekadar rilis satu kali. Struktur update seperti ini memungkinkan komunitas untuk terus tumbuh, sembari memberikan konteks baru bagi pemain yang ingin kembali ke game setelah jeda bermain.































