Kasus pelanggaran hak cipta dalam industri game kembali menjadi perhatian. Baru-baru ini, seorang developer cheat untuk Genshin Impact dijatuhi hukuman berat. Keputusan ini menyoroti pentingnya menjaga ekosistem gaming yang adil, sekaligus memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang melanggar aturan.

Aktivitas Joaquin Soriano dan Pengembangan Cheat

Joaquin Soriano, atau lebih dikenal sebagai “Taiga,” merupakan developer utama cheat untuk Genshin Impact. Cheat yang dikembangkannya memberikan keuntungan signifikan, seperti penghapusan cooldown skill, stamina tak terbatas, teleportasi, dan invincibility, yang secara langsung merusak keseimbangan permainan.

Cheat ini didistribusikan melalui model gratis untuk fitur dasar dan berlangganan untuk fitur premium. Soriano juga berafiliasi dengan grup cheat seperti Akebi Group dan Crepe Team, yang bertanggung jawab atas penyebaran cheat secara luas.

Genshin Impact gameplay
Genshin Impact gameplay (HoYoverse)

Tindakan Hukum oleh COGNOSPHERE

COGNOSPHERE (perusahaan yang didirikan oleh HoYoverse sebagai publisher game mereka, termasuk Genshin Impact, ke luar China), mengambil tindakan tegas untuk menghentikan aktivitas ilegal ini. Pada November 2022, mereka mengajukan DMCA takedown untuk menghapus repository cheat yang diunggah Soriano di GitHub. Selanjutnya, pada Maret 2023, mereka mengirimkan surat perintah berhenti (cease-and-desist) setelah mendapati Soriano tetap melanjutkan pengembangan cheat meskipun telah menerima peringatan.

Tindakan ini adalah langkah terakhir yang diambil setelah upaya sebelumnya gagal menghentikan aktivitas ilegal Soriano. Informasi lebih lanjut mengenai kronologi ini dapat ditemukan melalui laporan dari Torrent Freak.

Keputusan Pengadilan

Pengadilan memutuskan bahwa Joaquin Soriano harus membayar ganti rugi sebesar CAD$1,5 juta (sekitar USD$1,05 juta atau sekitar Rp16 miliar) kepada COGNOSPHERE. Jumlah ini jauh lebih besar daripada tuntutan awal sebesar CAD$50.000 (sekitar Rp550 juta). Hukuman ini bertujuan memberikan efek jera kepada pelaku pelanggaran hak cipta lainnya, sekaligus menegaskan perlindungan hukum terhadap karya intelektual.

Selain denda, pengadilan juga melarang Soriano melakukan pelanggaran lebih lanjut terhadap Genshin Impact atau karya lain milik HoYoverse. Informasi lengkap mengenai keputusan ini dirilis oleh firma hukum DLA Piper, yang dapat diakses melalui situs resmi mereka.

Pernyataan Resmi dari Pengacara COGNOSPHERE

Firma hukum DLA Piper, yang mewakili COGNOSPHERE, menyatakan, “Pengembang dan publisher game bekerja keras untuk membuat permainan online aman, menyenangkan, dan memberikan pengalaman yang memuaskan bagi mereka yang bermain sesuai aturan.” Ryan Black, salah satu pengacara utama, menambahkan, “Langkah hukum ini bertujuan melindungi pengalaman bermain game yang aman dan adil.”

Bentley Gaikis juga menyampaikan, “Kami senang dapat menunjukkan mekanisme hukum yang tersedia untuk menghentikan mereka yang merusak permainan dengan melanggar hak cipta.” Pernyataan ini memberikan peringatan tegas kepada siapa pun yang mencoba melanggar hak cipta di masa mendatang.

Kasus Joaquin Soriano memberikan pelajaran penting tentang dampak pelanggaran hak cipta dalam dunia gaming. Keputusan pengadilan ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan melindungi para pemain yang ingin menikmati pengalaman bermain secara adil.

Untuk kamu, pemain setia Genshin Impact, mendukung permainan yang bebas cheat adalah bentuk apresiasi terhadap developer. Mari bermain dengan jujur dan menjaga komunitas gaming tetap menyenangkan bagi semua.

Source:  DLA Piper Via Anime Corner

Steam Curator Page

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini