Square Enix, salah satu penerbit dan pengembang game terkemuka, baru-baru ini mengakui bahwa performa komersial dari dua game terbesarnya, Final Fantasy XVI dan Final Fantasy VII Rebirth, tidak mencapai target yang diharapkan. Meskipun kedua game ini sangat dinanti oleh komunitas gamer, Square Enix mengalami kesulitan dalam hal profitabilitas dan pengelolaan strategi portofolio game mereka. Ini menjadi pengingat bahwa bahkan pengembang besar seperti Square Enix harus beradaptasi dengan dinamika pasar yang terus berubah.
Profitabilitas Game Besar yang Tidak Memenuhi Ekspektasi
Dalam laporan keuangan yang dirilis pada 18 September 2024, Presiden dan Direktur Perwakilan Square Enix, Takashi Kiryu, menyatakan kekecewaannya terhadap hasil penjualan kedua game tersebut. “Kami merilis beberapa judul besar seperti Final Fantasy XVI dan Final Fantasy VII Rebirth, tetapi sayangnya, laba tidak memenuhi harapan kami,” ungkap Kiryu. Salah satu alasan utama yang disebut adalah adanya persaingan antar game internal, atau yang dikenal sebagai kanibalisasi penjualan, yang terjadi antara kedua game tersebut.

Square Enix merilis Final Fantasy XVI pada Juni 2023, diikuti oleh Final Fantasy VII Rebirth pada Februari 2024, hanya dengan selisih kurang dari setahun. Hal ini menyebabkan kedua judul tersebut saling mempengaruhi dalam hal penjualan, sehingga mengurangi potensi keuntungan dari masing-masing game. Selain itu, segmen HD Games Square Enix juga mencatat kerugian operasional yang signifikan selama beberapa tahun terakhir, menunjukkan bahwa ada tantangan yang lebih besar dalam mempertahankan profitabilitas di industri ini.
Masalah utama lainnya adalah pengelolaan portofolio judul-judul yang dimiliki oleh Square Enix. Menurut Kiryu, perusahaan gagal mengoptimalkan strategi peluncuran yang lebih bijaksana, yang akhirnya mengakibatkan hilangnya peluang penting di pasar. Tantangan dalam pengembangan game HD yang membutuhkan waktu lama juga memperparah situasi. Sebagai respons terhadap masalah ini, Square Enix telah memutuskan untuk memperpanjang waktu pengembangan beberapa proyek mereka yang sedang berjalan, agar dapat menghasilkan produk yang lebih matang dan sesuai dengan harapan konsumen.
Rencana Perubahan dan Masa Depan Multi-Platform
Square Enix telah mengumumkan rencana untuk memperluas platform rilis mereka di masa depan. Meskipun Final Fantasy XVI dan Final Fantasy VII Rebirth awalnya diluncurkan sebagai eksklusif PlayStation 5, perusahaan kini berencana merilis game-game mendatang di berbagai platform, termasuk PC, Xbox, dan mungkin konsol Nintendo generasi selanjutnya. Strategi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan untuk judul-judul besar yang akan datang. Sebagai langkah awal, Final Fantasy XVI telah dirilis untuk PC, menandakan komitmen Square Enix terhadap pendekatan multi-platform ini.
Namun, bukan hanya Final Fantasy yang menjadi perhatian Square Enix. Game-game lain dari perusahaan ini juga menghadapi tantangan serupa. Sebagai contoh, Foamstars, yang mengambil inspirasi dari Splatoon, mengalami penurunan popularitas yang drastis dan kini berubah menjadi game free-to-play. Ini menyoroti betapa sulitnya bagi Square Enix untuk mempertahankan relevansi dengan penggemar game di luar franchise besar mereka.
Ke depan, Square Enix masih memiliki beberapa proyek besar yang sedang dikembangkan. Kingdom Hearts 4, game ketiga dalam trilogi remake Final Fantasy VII, dan Dragon Quest 12 adalah beberapa judul yang masih diharapkan membawa perusahaan ini kembali ke jalur sukses. Namun, produser Final Fantasy XVI, Naoki Yoshida, menyatakan bahwa sudah waktunya bagi generasi muda untuk memimpin franchise Final Fantasy, yang mungkin akan menghasilkan pendekatan baru untuk Final Fantasy XVI di masa mendatang.
Dengan tantangan yang dihadapi oleh Square Enix dalam beberapa tahun terakhir, jelas bahwa perusahaan ini perlu mengambil langkah-langkah tegas untuk memperbaiki strategi bisnis mereka. Melalui pendekatan multi-platform, pemilihan judul yang lebih selektif, serta fokus pada pengembangan jangka panjang, Square Enix berharap dapat mengatasi tantangan-tantangan ini dan kembali mencapai kesuksesan di industri game.
Sebagai gamer, tentunya kami semua berharap agar Square Enix bisa terus menghasilkan game yang tidak hanya ikonik tetapi juga berkualitas tinggi. Perjalanan mereka mungkin penuh tantangan, namun dengan langkah-langkah yang diambil saat ini, masa depan game-game besar seperti Final Fantasy dan Dragon Quest tampak menjanjikan.
Tetap update dengan semua perkembangan dari Square Enix dan dukung game-game favoritmu! Ikuti terus berita-berita terbaru dari dunia game hanya di sini.































