Hideo Kojima, kreator legendaris di balik seri Metal Gear dan Death Stranding, kembali membuat gebrakan dalam dunia game. Dalam pengembangan Death Stranding 2: On the Beach, Kojima secara sadar memutuskan untuk mengubah arah game ini. Alasannya? Game ini dinilai terlalu mudah diterima dan tidak cukup memicu perdebatan atau kontroversi di kalangan pemain saat playtest awal.
Keputusan tersebut terungkap melalui wawancara dengan Woodkid, co-composer Death Stranding 2, bersama Rolling Stone. Woodkid menceritakan bahwa Kojima merasa game ini terlalu “aman” dan diterima dengan baik oleh para tester. Bagi Kojima, game yang terlalu mudah disukai justru kurang berkesan dan tidak meninggalkan dampak emosional yang mendalam. Ia percaya bahwa karya yang benar-benar dicintai biasanya berawal dari sesuatu yang memicu perdebatan, bahkan kebencian, sebelum akhirnya diapresiasi.
Perubahan Apa yang Dilakukan?
Kojima melakukan beberapa perubahan signifikan, termasuk revisi naskah dan cara beberapa peristiwa penting dalam game terjadi. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman yang lebih emosional dan memancing reaksi kuat dari pemain. Dengan membuat game yang lebih “polarizing”, Kojima ingin memastikan bahwa Death Stranding 2 tidak hanya menjadi game populer, tetapi juga menjadi karya yang dibicarakan dan dikenang dalam jangka panjang.
Kojima memang dikenal sebagai kreator yang berani mengambil risiko. Ia tidak takut jika karyanya tidak disukai semua orang. Menurutnya, sesuatu yang benar-benar dicintai biasanya berawal dari reaksi negatif atau kontroversi. Filosofi ini juga pernah ia ungkapkan dalam wawancara dengan Edge Magazine, di mana ia menyatakan tidak tertarik membuat game yang hanya mengikuti selera pasar massal.
Dampak untuk Industri Game
Keputusan Kojima ini menjadi contoh penting bagi industri game. Di tengah tren game yang berusaha meraih pasar seluas mungkin, Kojima justru memilih jalur berbeda. Ia ingin menciptakan karya yang otentik, berani, dan meninggalkan kesan mendalam, meski harus menghadapi risiko tidak disukai sebagian orang. Pendekatan ini bisa menjadi inspirasi bagi kreator lain untuk lebih berani bereksperimen dan tidak takut mengambil risiko demi menciptakan karya yang unik.
Death Stranding 2: On the Beach dijadwalkan rilis di PlayStation 5 pada 26 Juni 2025. Para penggemar dan kritikus game di seluruh dunia tentu menantikan apakah perubahan yang dilakukan Kojima benar-benar membuat game ini lebih kontroversial dan berkesan dibanding pendahulunya.
Keberanian Hideo Kojima dalam mengubah Death Stranding 2 demi menciptakan pengalaman yang lebih emosional dan kontroversial menunjukkan dedikasinya pada seni dan inovasi. Ia membuktikan bahwa game bukan hanya soal popularitas, tetapi juga tentang menciptakan karya yang membekas di hati para pemain.
Source: WCCFTech































