Highguard, sebuah game free-to-play multiplayer shooter dari Wildlight Entertainment, lagi melewati masa yang tidak enak beberapa minggu setelah rilis. Ceritanya bukan cuma soal angka pemain yang turun dan kabar PHK, tapi juga soal komunikasi studio yang tersendat dan munculnya kontroversi dari pihak developer di media sosial. Kombinasi hal-hal ini bikin banyak pemain bertanya: Highguard masih akan berjalan normal atau mulai masuk fase “mode bertahan hidup”?
こちらもお読みください: ハイガード、24時間で80%の選手を失う
PHK di Wildlight dan Dampaknya ke Arah Pengembangan
IGN melaporkan Wildlight Entertainment terkena gelombang PHK hanya sekitar dua minggu setelah Highguard rilis pada 26 Januari 2026. Seorang mantan senior level designer menulis di LinkedIn bahwa dirinya, bersama sebagian besar tim, terdampak. Wildlight kemudian mengonfirmasi mereka berpisah dengan sejumlah anggota tim, sambil mempertahankan kelompok inti developer untuk tetap mendukung game. Dalam game live-service, keputusan seperti ini biasanya langsung berpengaruh ke ritme update, prioritas fitur, serta kemampuan menjaga stabilitas gameplay dan matchmaking.
Jumlah Pemain Semakin Sedikit dan Website Down
Menurut IGN yang mengutip SteamDB, Highguard sempat mencapai puncak pemain bersamaan yang tinggi saat hari rilis, lalu turun tajam dalam waktu singkat. IGN juga mencatat penurunan tersebut terjadi cepat setelah peluncuran. Penurunan basis pemain dapat memicu efek berantai: matchmaking jadi kurang sehat, variasi lawan makin sempit, dan pengalaman game terasa lebih berat buat pemain baru maupun pemain lama.
Kekhawatiran komunitas meningkat ketika website resmi Highguard menampilkan pesan “site unavailable”. IGN melaporkan admin atau moderator Discord yang terkait dengan Wildlight menyebut website akan kembali online, tetapi perbaikannya dianggap “low priority” karena tim memusatkan perhatian pada update dan konten. Pesan itu juga menyebut website perlu dipindahkan dan disederhanakan. Dari sisi pemain, website down sering dibaca sebagai sinyal shutdown, meski penyebabnya bisa hal teknis atau perubahan operasional.
Kontroversi Postingan Dev: “Blame the gamers” Jadi Bumerang
TIdak sampai di situ, developer Highguard pun sempat membuat situasi semakin parah. Menurut ノートブックチェック, seorang developer Highguard disebut sempat membuat posting panjang di X yang kemudian dihapus, berisi keluhan tentang review, meme, serta respons komunitas dan content creator.
Posting tersebut menyorot bagaimana narasi yang terkesan “menyalahkan gamers” memicu kritik balik dan memperburuk situasi reputasi. Dalam kondisi game yang sedang dicermati karena PHK dan turunnya pemain, polemik komunikasi seperti ini bisa mempercepat hilangnya kepercayaan, karena pemain menilai bukan cuma produknya, tapi juga cara developer merespons feedback.





























