Team17 dan Wych Elm resmi mengumumkan bahwa Silver Pines akan dirilis pada 8 Oktober untuk PlayStation 5, Xbox Series, Switch 2, Switch, dan PC melalui Steam serta Epic Games Store. Demo game ini juga sudah tersedia untuk pemain PC.
Game ini mengusung konsep survival horror bergaya Metroidvania dengan eksplorasi kota kecil yang penuh misteri, manajemen sumber daya terbatas, serta nuansa neo-noir yang gelap dan tidak nyaman. Sebagus apa gamenya?
Silver Pines Rilis Bawa Horor Metroidvania ke Kota Kecil yang Terlupakan
Publisher Team17 bersama developer Wych Elm telah mengonfirmasi jadwal rilis Silver Pines, sebuah game survival horror dengan pendekatan eksplorasi ala Metroidvania. Game ini dijadwalkan meluncur pada 8 Oktober untuk PlayStation 5, Xbox Series, Switch 2, Switch, dan PC melalui Steam serta Epic Games Store. Bagi pemain PC yang ingin mencicipi lebih awal atmosfer horornya, kamu bisa langsung coba versi demonya.
Untuk permainannya sendiri, kisahnya akan mengikuti cerita Red Walker, seorang detektif swasta yang tiba di kota kecil Amerika bernama Silver Pines. Kota tersebut tampak ditinggalkan secara tergesa-gesa, menyisakan suasana aneh dan penuh tanda tanya. Tak lama setelah kedatangannya, Red menerima panggilan telepon misterius dengan satu instruksi singkat: “Find Eddie Velvet.”
Dari situlah penyelidikan Red berubah menjadi perjalanan menuju teror, rahasia, dan mimpi buruk yang tersembunyi di balik kota Silver Pines. Apa yang sebenarnya terjadi?
Menggabungkan Survival Horror Klasik dan Eksplorasi Metroidvania

Silver Pines dirancang sebagai surat cinta untuk game survival horror klasik, tetapi dengan sudut pandang dan struktur eksplorasi yang berbeda. Game ini menggunakan perspektif 2.5D, menghadirkan dunia yang terasa sempit, asing, sekaligus membingungkan.
Pemain tidak hanya diminta bertahan hidup dari ancaman yang mengintai, tetapi juga harus menjelajahi kota secara non-linear. Seperti game Metroidvania pada umumnya, Silver Pines dipenuhi pintu terkunci, jalur tersembunyi, petunjuk yang belum terungkap, serta area yang baru bisa diakses setelah pemain menemukan item atau solusi tertentu.
Elemen ini membuat eksplorasi menjadi bagian penting dari pengalaman bermain. Setiap sudut kota bisa menyimpan sumber daya berharga, teka-teki, atau justru bahaya yang mengancam di tengah gelapnya nuansa gamenya.
Manajemen Inventori dan Sumber Daya Jadi Kunci Bertahan Hidup
Sebagai game survival horror, Silver Pines menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya. Pemain harus berhati-hati dalam menggunakan peluru, obat-obatan, dan item penting lainnya karena ruang inventori yang tersedia terbatas.
Setiap keputusan dapat berdampak pada peluang bertahan hidup. Pemain harus menentukan kapan harus melawan, kapan harus menghindar, dan kapan harus menyimpan sumber daya untuk situasi yang lebih berbahaya.
Pendekatan ini membuat setiap pertemuan dengan musuh terasa lebih menegangkan. Silver Pines tidak hanya mengandalkan jumpscare, tetapi juga membangun rasa takut melalui keterbatasan, ketidakpastian, dan timbul rasa tertekan saat sedang berpetualang.
Visual Neo-Noir dengan Animasi Rotoscope

Salah satu daya tarik utama Silver Pines terletak pada gaya visualnya. Game ini menggunakan animasi hand-painted dan rotoscoped, dipadukan dengan estetika neo-noir yang membuat dunianya terasa surealis dan tidak stabil.
Kombinasi tersebut menghasilkan atmosfer yang kuat, seolah pemain sedang menjelajahi kota kecil yang berada di antara kenyataan dan mimpi buruk. Nuansa visual ini juga mendukung tema utama game yang penuh misteri, paranoia, dan rasa tidak nyaman.
Selain menghadapi berbagai ancaman, pemain juga akan bertemu dengan penduduk kota Silver Pines yang mencurigakan. Setiap karakter tampaknya menyimpan rahasia, dan interaksi dengan mereka menjadi bagian penting dalam mengungkap misteri yang mengelilingi kota tersebut.
Secara keseluruhan, Silver Pines menawarkan pengalaman サバイバルホラー yang memadukan atmosfer misteri, eksplorasi bergaya Metroidvania, puzzle klasik, aksi menegangkan, serta manajemen sumber daya yang ketat.
Kota Silver Pines yang dipenuhi pintu terkunci, jalur tersembunyi, penduduk mencurigakan, dan ancaman di balik kegelapan menjadi fondasi utama dari pengalaman horor yang ingin dibangun oleh Wych Elm dan Team17. Dengan visual hand-painted serta animasi rotoscoped bernuansa neo-noir, game ini tampil sebagai salah satu judul horor yang memiliki identitas kuat.
Silver Pines dijadwalkan rilis pada 8 Oktober untuk PlayStation 5, Xbox Series, Switch 2, Switch, dan PC melalui Steam serta Epic Games Store. Demo game ini juga sudah tersedia untuk pemain PC. Melalui kombinasi survival horror klasik, eksplorasi non-linear, visual dreamlike, dan kisah misteri yang berpusat pada pencarian Eddie Velvet, Silver Pines berpotensi menjadi salah satu game horor yang menarik untuk diikuti oleh penggemar genre tersebut.






























