Peluncuran Like A Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii menjadi momen istimewa bagi para penggemar di Indonesia. SEGA dan RGG Studio menggelar event besar di Mantra PIK, Jakarta, pada 21 Februari 2025, menjadikannya peluncuran game Jepang pertama yang resmi diadakan di Indonesia. Acara ini menghadirkan berbagai zona interaktif serta kehadiran Chief Producer RGG Studio, Hiroyuki Sakamoto, yang berbagi cerita menarik seputar pengembangan game ini.

Baca juga: Review Game, Like A Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii

Lima Zona Aktivitas yang Wajib Dicoba

Para kyoudai yang hadir disambut dengan berbagai kegiatan seru di lima zona berbeda, yang masing-masing menawarkan pengalaman unik bertema Like A Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii.

  • Zona Photobooth: Booth tematik lengkap dengan props bajak laut untuk berfoto.
  • Zona Demo: Kesempatan menjajal versi demo game di PlayStation 5.
  • Zona Jankenpon: Tantangan Jankenpon (gunting-batu-kertas) dengan hadiah souvenir eksklusif bagi yang menang tiga kali berturut-turut.
  • Zona Buffet: Hidangan spesial untuk para kyoudai menikmati suasana.
  • Zona Store: Toko resmi tempat membeli merchandise eksklusif dan game Like A Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii, hasil kerja sama dengan PS Enterprise.

Hadirnya Hiroyuki Sakamoto: Pengalaman dan Tantangan Pengembangan

Acara resmi dimulai pukul 17.20 WIB, dibuka oleh MC dengan kejutan spesial: kehadiran Hiroyuki Sakamoto. Dalam sesi panel, Sakamoto-san berbagi pengalamannya di Indonesia, termasuk mencicipi berbagai makanan lokal seperti nasi goreng dan mie goreng. Ia juga mengungkapkan bahwa pengembangan game ini menghadapi tantangan besar karena waktu produksi yang lebih singkat dibanding seri sebelumnya.

Sakamoto-san menjelaskan bahwa Like A Dragon: Pirate Yakuza in Hawaii berlatar setelah Like A Dragon 8 dan mengeksplorasi dunia setelah cerita utama berakhir. Ia juga menekankan bahwa proyek ini merupakan upaya untuk menghadirkan elemen baru, seperti mekanisme pertempuran kapal yang belum pernah ada di seri sebelumnya.

Demo Gameplay: Aksi Goro Majima dan Pertempuran Kapal

Setelah sesi diskusi, Sakamoto-san menampilkan gameplay yang memperlihatkan bagaimana Goro Majima bertarung dengan dua gaya unik: Mad Dog dan Sea Dog. Namun, bagian yang paling menarik adalah demo pertempuran kapal di Pirate Colosseum, sebuah arena tempur di kapal Madlantis. Dalam sesi ini, pemain dapat melihat bagaimana kapal bisa dimodifikasi sesuai dengan gaya bermain serta bagaimana strategi kru berperan dalam pertempuran laut. Puncaknya adalah kejutan besar: kemunculan kembali Taiga Saejima dalam game ini.

Karaoke, Mini-Game, dan Trivia

Setelah demo, acara berlanjut dengan berbagai aktivitas seru bersama para KOLs, seperti Luthfi Halimawan, Andhikanug, dan Davidbeatt. Berikut beberapa kegiatan yang bisa dinikmati:

  • Bang Bang Batting: Mini-game adaptasi dari batting cage khas seri Like A Dragon, dengan hadiah merchandise eksklusif bagi pemenang.
  • Karaoke Bakamitai: Menyanyikan lagu legendaris Bakamitai dalam versi bahasa Indonesia bersama KOLs.
  • Kahoot Trivia: Kuis interaktif seputar game ini dengan hadiah eksklusif bagi tiga peserta dengan skor tertinggi.

Sesi Q&A: Menjawab Rasa Penasaran Penggemar

Dalam sesi tanya jawab, Sakamoto-san memberikan wawasan menarik tentang game ini. Beberapa pertanyaan yang dibahas antara lain:

  • Mengapa tema bajak laut dipilih? RGG Studio ingin menampilkan spirit Gokudo dalam setting baru, sehingga konsep bajak laut di Hawaii dianggap cocok.
  • Apa tantangan terbesar dalam pengembangan game? Waktu produksi yang singkat membuat implementasi pertempuran kapal menjadi tantangan tersendiri.
  • Apakah ada kemungkinan spin-off karakter lain? Saat ini RGG Studio masih fokus pada cerita masa kini.
  • Bagaimana cara studio memahami keinginan pemain? Meskipun mendengarkan masukan dari penggemar, tim tetap mengutamakan pembuatan game yang seru menurut mereka.
  • Apakah event serupa akan diadakan lagi di Indonesia? Antusiasme fans di Indonesia sangat tinggi, sehingga ada kemungkinan event serupa diadakan di masa depan.

Lucky Draw dan Sesi Tanda Tangan: Penutup yang Berkesan

Sebagai penutup, acara diakhiri dengan Lucky Draw, di mana sembilan peserta beruntung mendapatkan merchandise eksklusif, dan satu pemenang utama membawa pulang Grand Prize. Sakamoto-san juga mengadakan sesi tanda tangan untuk semua kyoudai yang hadir, di mana mereka dapat membawa satu barang untuk ditandatangani. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi para penggemar untuk lebih dekat dengan kreator game favorit mereka.

Steam Curator Page

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini