Konami mengumumkan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater menembus satu juta unit gabungan shipments dan penjualan digital per 28 Agustus 2025, bertepatan dengan hari rilis global di PS5, Xbox Series, dan PC via Steam. Capaian ini menandai momentum kuat untuk remake dari judul ikonik era PS2, menghidupkan kembali minat pemain lama sekaligus menarik audiens baru yang penasaran pada kisah asal Snake.
Ringkasan rilis dan fitur utama
Metal Gear Solid Delta merupakan remake dari Metal Gear Solid 3: Snake Eater (2004) yang mempertahankan cerita, karakter, voice acting, gameplay, dan musik, sekaligus memutakhirkan grafis serta 3D audio untuk menghadirkan atmosfer hutan yang lebih imersif. Opsi kontrol modern tersedia bagi pemain yang ingin pengalaman lebih intuitif, sementara kontrol klasik menjaga rasa orisinal.
Sistem battle damage diperbarui, menampilkan keausan pakaian, memar, hingga luka tembak secara real-time dan permanen, merekam perjalanan unik tiap pemain. Konten tambahan meliputi Secret Theater yang terbuka setelah tamat, mode Guy Savage Delta hasil reimajinasi bersama PlatinumGames, serta mode online baru Fox Hunt yang dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2025.

Konten per platform dan rencana pascarilis
Pemain PS5 dan PC mendapatkan Snake vs. Monkey, menghadirkan permainan tangkap-ape bernuansa ringan di sela misi utama. Pemain Xbox Series kebagian Snake vs. Bomberman, kolaborasi spesial yang menyajikan aksi meledakkan arena. Rencana konten pascarilis diisi oleh Fox Hunt, mode multiplayer online yang memanfaatkan elemen stealth dan survival untuk pengalaman kejar-kejaran ala petak umpet yang dinamis.
Secret Theater menambah lapisan koleksi dengan gulungan film 8mm tersembunyi yang dibawa prajurit musuh, membuka parodi adegan tertentu. Guy Savage Delta hadir sebagai mimpi buruk interaktif yang dapat dipicu saat bermain atau dibuka penuh setelah menyelesaikan story.
Sinyal pasar dan konteks industri
Pencapaian satu juta pada hari pertama mengindikasikan kekuatan brand Metal Gear masih solid, meski seri utama lama tidak aktif. Strategi remake high-fidelity terhadap IP klasik terbukti relevan, terutama ketika menyeimbangkan kesetiaan materi asli dan peningkatan teknologi visual serta audio.
Peluncuran simultan di tiga platform besar memperluas jangkauan awal dan membantu mengonsolidasikan penjualan day-one. Gabungan metrik shipments dan penjualan digital merangkum respons rantai pasok dan permintaan konsumen, memberi sinyal positif untuk minggu pertama. Kinerja lanjutan akan sangat ditentukan oleh ulasan teknis, stabilitas performa, dan word of mouth komunitas.

Apa yang perlu dipantau ke depan
Performa teknis lintas platform dan resepsi pemain menjadi indikator utama keberlanjutan momentum. Pembagian penjualan per platform, porsi digital vs. fisik, serta distribusi regional akan membantu membaca kekuatan ekosistem. Penerimaan terhadap konten eksklusif per platform berpotensi memicu diskusi seputar paritas, namun juga memberi alasan spesifik bagi pemain untuk memilih ekosistem tertentu.
Peluncuran Fox Hunt dapat memperpanjang umur permainan dengan loop multiplayer yang menarik, sementara Guy Savage Delta dan Secret Theater menambah variasi konten pascatamat. Keberhasilan komersial tahap awal bisa membuka peluang proyek remake lain untuk IP era PS2/PS3, selama kualitas eksekusi dan kepuasan pemain terjaga.































