Komunitas modding kembali menunjukkan kecepatan dan kreativitasnya. Hanya dalam waktu tiga jam setelah perilisan The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered, sebuah mod dengan konten berbau seksual langsung diunggah ke Nexus Mods. Menurut PC Gamer, hadirnya mod ini merupakan bukti kuatnya komunitas mod di PC.

Baca juga: Kejutan! The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered Rilis Hari Ini!

Mod Oblivion Remastered Pertama dengan Tema NSFW

Mod yang dimaksud bernama Ahegao Short Sword, dibuat oleh pengguna Nexus Mods bernama Bub200. Mod ini mengganti tekstur pedang pendek dalam game menjadi gambar wajah ahegao, yakni ekspresi wajah berlebihan khas manga dan anime dengan nuansa seksual. Walaupun mod ini terbilang sederhana secara teknis, kemunculannya mengundang perhatian luas karena terjadi hanya dalam hitungan jam sejak game versi remaster dirilis.

Bagi sebagian pemain, mod ini bisa menjadi hiburan tambahan yang nyeleneh. Namun, bagi sebagian lainnya, ini bisa dianggap tidak pantas atau bahkan merusak atmosfer permainan yang seharusnya mendalam dan penuh nuansa petualangan epik.

Ahegao Sword di The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered (Nexus Mods)
Ahegao Sword di The Elder Scrolls IV: Oblivion Remastered (Nexus Mods)

Cepatnya Respons Komunitas Modding

Fenomena ini bukan pertama kalinya terjadi di dunia modding. Sebelumnya, game seperti Skyrim dan Fallout juga menjadi “korban” cepatnya mod bertema dewasa. Komunitas modding dikenal sangat aktif dan mampu merespons peluncuran game dengan sangat cepat—bahkan sebelum dukungan mod resmi tersedia.

Meskipun Oblivion Remastered secara teknis belum memberikan dukungan resmi untuk mod, para modder tetap menemukan celah untuk memasukkan file mereka ke dalam sistem game. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus kemampuan teknis dari komunitas penggemar.

Perdebatan Etika di Kalangan Pemain

Kehadiran mod seperti ini membuka ruang diskusi tentang etika dan kebebasan berekspresi dalam dunia modding. Di satu sisi, modder memiliki kebebasan untuk menciptakan apa pun yang mereka inginkan. Namun di sisi lain, pemain yang tidak ingin melihat konten eksplisit bisa merasa tidak nyaman dengan arah yang diambil sebagian komunitas.

Komentar-komentar pengguna di media sosial pun beragam, mulai dari candaan hingga sindiran, seperti ungkapan “thanks, I hate it” yang menjadi respons populer terhadap mod semacam ini.

Steam Curator Page

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini