Baru pertama kalinya saya mencoba game Like a Dragon series. Sebelumnya, saya hanya tahu selewat tentang game ini, sekedar informasi bahwa ini merupakan game berbasis RPG dengan tema petarungan antar Yakuza.

Meski temanya tidaklah spesial alias banyak yang pakai tema seperti ini untuk game, namun saya merasa Like a Dragon, khususnya versi Infinite Wealth, ini membuat saya betah bermain.

Ada beberapa poin yang menarik dibahas, terutama soal story line. Setiap kali main game memang saya lebih tertarik soal cerita, lantas cerita seperti apa yang dibawa oleh game Like a Dragon: Infinite Wealth ini? Apakah worth to play? Semua akan terjawab dalam review game Like a Dragon: Infinite Wealth.

Baca Juga: Detail Side Story Kazuma Kiryu di Like a Dragon: Infinite Wealth

Mekanisme Game

Game RPG selalu membawa mekanisme yang menarik begitu pun dengan Like a Dragon: Infinite Wealth ini. Kesan pertama saat memainkannya “mudah”, tangan dan jari saya tidak perlu banyak bergerak saat bertarung.

1. Gameplay

Gameplay - review like a dragon infinite wealth

Selama saya memainkan game ini hingga Chapter 3, saya merasa bahwa SEGA lebih banyak memberikan adegan cutscene dan narasi yang cukup panjang. Untuk gameplay-nya sendiri tergolong minim, tapi sepertinya petarungan antar Yakuza ini akan semakin memanas seiring Chapter-nya bertambah.

Di sini gaya bertarungnya menggunakan sistem turn-based atau SEGA menyebutnya New Live Command RPG Battle System, jadi pemain bakal secara bergilir ‘memukul’ lawan sehingga saat bertarung, saya harus mengontrol sekitar tiga karakter (mungkin bisa lebih dari tiga). Dan, setiap karakternya memiliki skill yang unik untuk menumbangkan para musuh.

Dari chapter awal hingga tiga (sejauh yang saya main), saya memainkan peran sebagai Ichiban Kasuga. Ia diceritakan sebagai mantan Yakuza namun karena beberapa kondisi, akhirnya dia harus kembali bertarung layaknya seorang yakuza.

Nah, tentu saja dia tidak sendirian karena akan ditemani oleh teman satu geng Yakuza, yaitu Nanba dan Adachi. Nah, Nanba ini tipe karakter dengan skill lebih strategis dan bertahan. Sedangkan Adachi dan Kasuga lebih ke arah tipe penyerang.

Baca Juga: Kenali Lebih Dalam Tentang Sujimon di Like a Dragon: Infinite Wealth

Jadi saya harus pintar mengatur strategi kapan harus menyerang lawan, kapan bertahan, dan kapan harus mengeluarkan skill atau jurus tertentu. Untuk mengeluarkan skill, cukup banyak memakan jumlah MP sehingga saya keseringan kehabisan MP.

Nah, yang lebih menarik, saya bisa memanfaatkan barang-barang di sekitar area petarungan untuk memberikan damage yang lebih besar saat ‘memukul’ lawan. Misalnya, saya sering melemparkan sepeda, kardus kosong, bahkan papan yang berserakan di jalanan pun bisa dijadikan senjata dadakan untuk menyerang musuh.

Tetapi secara keseluruhan bertarung melawan musuh di Like a Dragon: Infinite Wealth ini mudah dan tidak membingungkan bahkan untuk yang pertama kali main seperti saya. Jadi, saya kasih rating 8.9/10 untuk gameplay di Like a Dragon: Infinite Wealth.

2. Kontrol

Kontrol

Pembahasan ini menyambung pada gameplay karena akan banyak berhubungan dengan cara bertarung. Untuk mengontrol setiap gaya bertarungnya sih, menurut saya, cukup mudah. Hanya perlu tekan tombol X, Y, A, atau B saja lalu arahkan ke target, dan secara otomatis karakter akan langsung menyerang musuh.

Dan, semua kontrol pertarungan ini diberi tutorialnya dengan sangat detail, jadi kamu yang baru pertama kali main pun pasti bisa mengikutinya, meski kamu bukan gamers.

Namun, selama sekitar 12 jam saya bermain, saya masih kesulitan untuk mengeluarkan skill bertahan yang harus mengklik tombol B. Kadang saya berhasil melakukannya, tetapi seringnya karakter yang saya mainkan tidak berhasil menghindar atau melindungi diri dari serangan musuh.

Alhasil, HP karakter pun lebih cepat nge-drop. Saya masih agak kurang memahami kapan waktu tepatnya saya harus mengeluarkan skill protect guard ini.

Sedangkan untuk mengeluarkan skill dan combo sangat mudah, namun yang jelas akan banyak memakan MP karakter. Jadi atur-atur saja strateginya agar tidak kehabisan MP. Untuk masalah kontrol ini, saya beri 8.5/9 karena saya agak kesulitan untuk mengeluarkan skill protect guard.

Baca Juga: 6 Karakter Terbaru Like a Dragon Infinite Wealth, Ada Siapa Saja?

3. Grafis

Grafis like a dragon infinite wealth

Sebagai pemain cewek, jelas tampilan karakter yang tampan dan mempesona menjadi daya tarik tersendiri untuk saya. Saat memulai scene awal, saya cukup kagum dengan visual karakter Ichiban Kasuga yang sangat manly dan terkesan berwibawa.

Visual yang ditampilkan juga sangat detail hingga ada kerutan wajah, helaian rambut yang menjutai secara natural, hingga lipatan bajunya pun terlihat dengan sangat apik.

Bukan hanya soal visual karakternya saja yang memukau, tetapi Like a Dragon: Infinite Wealth ini juga turut menampilkan pemandangan kota yang indah. Saat memasuki chapter 2, saya mulai masuk ke daerah Hawaii untuk misi tertentu, dan di chapter tersebut saya senang melihat pemandangan pantai Hawaii yang terasa cukup nyata, apalagi saat sunset.

Tidak hanya itu, pergerakan kameranya pun terasa pas dan fokus, tapi tetap saja visual dari setiap karakter game inilah yang menjadi unggulannya. Jadi, kalau soal grafis, sepertinya SEGA berhasil dan patut diapresiasi sehingga saya pribadi memberikan nilai 9.5/10.

4. Fitur Unik dalam Game

Fitur Unik dalam Game like a dragon infinite wealth

Banyak hal yang mengejutkan untuk saya saat pertama kali main gamenya. Banyak fitur menarik di game ini, beberapa di antaranya Machiho-san dating app, Sujimon app, bahkan ada sosial media yang bernama Aloha Links.

Yup, keunikan game ini adalah kamu bisa menggunakan smartphone dengan berbagai aplikasi di dalamnya, termasuk untuk chat, memanggil layanan taksi online, dan tambahan aplikasi lainnya yang seperti saya sebutkan tadi.

Sujimon App

Aplikasi ini bisa dibilang sebagai misi tambahan untuk membantu ilmuwan mencari ‘Sujimon’. Sujimon ini adalah istilah untuk orang-orang yang suka bertindak kriminal sehingga Sujimon Sensei ingin menangkap dan meneliti mereka agar bisa memberikan dunia yang damai.

Nah, Sujimon app ini digunakan Kasuga untuk mencari dan mengoleksi para Sujimon yang ia temukan selama bermain. Jadi, nanti kamu akan mendapatkan rewards setelah mengumpulkan Sujimon.

Machiho-San Dating App

Ini yang lebih lucu dan menarik, Kasuga bisa mencari wanita untuk diajak kencan lewat Machiho-san dating app. Lucunya, pemain bakal diberikan seperti mini games untuk membalas chat romantis dari partner dating app. Lalu, pemain bisa kencan dengan wanita-wanita yang ada di dating app.

Aloha Links

Nah, kalau ini lebih ke arah sosial media, dan sepertinya hanya bisa digunakan ketika pemain ada di maps Hawaii. Dengan menggunakan aplikasi ini, Kasuga bisa mencari teman untuk menambah karisma di character-nya, seperti lebih friendly, charismatic, dan yang lainnya.

Untuk menggunakan aplikasi ini sangat unik, saya hanya perlu tekan tombol X saat sedang berjalan, dan orang-orang akan menyapa dengan sapaan “ALOHA!”, lalu secara otomatis mereka akan menjadi teman di Aloha Links.

Melihat semua fitur-fitur unik ini, saya merasa lebih betah untuk main. Seringkali saya bahkan mengecek smartphone Kasuga untuk melihat semua aplikasi di HP-nya, dan itu sangat asyik! Jadi, saya beri rating 9/10.

Baca Juga: 13 Karakter Game Like a Dragon Infinite Wealth, Pilih Jagoanmu

Overall Story

Overall Story like a dragon infinite wealth

Seperti yang saya bilang sebelumnya, karena tidak sabar untuk menceritakan isi gamenya, jadi di sini saya baru bermain sekitar 12 jam saja, hingga chapter 3, itu pun belum tamat. Tetapi secara keseluruhan, cerita Like a Dragon: Infinite Wealth ini memang terasa seperti telenovela.

Dibandingkan dengan kompleksitas permasalahan Yakuza yang biasanya tentang bisnis ilegal, politik dan sejenisnya, justru game ini lebih fokus pada kisah Ichiban Kasuga. Cerita diawali dengan Kasuga yang ingin menjadi manusia normal tanpa embel-embel Yakuza.

Namun, keinginannya tidak sesuai rencana ketika ternyata ia menemukan fakta tentang asal-usul keluarganya. Ia akhirnya mengetahui siapa ayah kandung dan ibu kandungnya.

Asal-usul Kasuga yang panjang ini diperlihatkan cukup banyak dalam adegan cutscenes. Saya pribadi sih menikmatinya, karena seperti sedang nonton film atau main visual novel. Lalu, yang bikin ceritanya semakin menarik adalah, sepertinya setiap chapter memiliki plotwist, dan saya sendiri pun tidak bisa menebak akan ada cerita apa selanjutnya.

Hal yang tidak bisa ditebak inilah yang bagi saya menjadi daya tarik sendiri, meskipun kadang ada beberapa cutscenes yang terkesan cringe tapi masih sangat kocak. Oh iya, di sini juga banyak jokes bapak-bapak yang menggelitik, bahkan saya tertawa saat melihatnya!

Dan satu lagi, setiap kali kamu eksplor daerah Hawaii atau Isezaki Ichinjo, pasti bakal menemukan cerita, cutscenes, yang disertai minigames menarik. Nah, minigames-nya ini bikin pemain lebih tertarik untuk mengetahui cerita tambahan yang ada di sini. Oke, sepertinya saya cocok dengan story di Like a Dragon: Infinite Wealth ini, jadi saya beri rating 9.5/10.

System Stability

System Stability

Selama bermain game Like a Dragon: Infinite Wealth ini, saya tidak menemukan error atau bug dalam sistemnya. Semuanya berjalan sangat lancar, tidak ada dialog yang meleset, atau sistem error saat melakukan sesuatu. Jadi, sejauh ini saya belum bisa komplain soal system stability-nya.

Jadi, saya belum bisa menilai soal ini secara detail. Namun secara keseluruhan semua sistem lancar, hanya satu sistem yang agak bikin saya bingung, yaitu sistem save. Saya mengaktifkan fitur autosave, namun saya terkadang melakukan save secara manual karena khawatir koneksi internet kacau sehingga gagal save.

Namun, saat klik save di slot tertentu, saya tidak melihat indikator atau notifikasi apakah game tersebut sudah di-save atau belum. Jadi, saya sempat berkali-kali klik save, ternyata memang tidak ada indikator atau pemberitahuannya.

Jadi, skor untuk system stability ini saya beri 9/10 karena kekurangannya dalam sistem save pun tidak terlalu signifikan. Namun, skor ini masih tentatif karena saya belum menyelesaikan keseluruhan gamenya.

Kesimpulannya, sebagai gamer yang baru saja pertama kali memainkan game ini, jujur saja saya suka gamenya. Saya cocok dengan game ini, bahkan saya ketagihan main gamenya. Meskipun kadang di beberapa adegan terkesan cringe, tapi saya lebih menantikan adegan jokes bapak-bapak Yakuza yang membuat saya tertawa geli.

Overall, saya kasih rating 4.3/5 dari hasil rata-rata rating yang saya kasih di setiap segmennya. Gimana, kamu tertarik untuk main juga? Silakan langsung mainkan gamenya di Windows PC, Xbox One, Xbox Series X/S, PlayStation 4 atau PlayStation 5, ya!

Like A Dragon Infinite Wealth

Grafis like a dragon infinite wealth
Gameplay
Story
Feature

Summary

Jadi, apakah Like a Dragon: Infinite Wealth layak dimainkan? YUP SANGAT LAYAK, game ini bahkan seru untuk diikuti meski memang durasi bermainnya cukup panjang. Game ini juga cenderung cocok untuk kamu yang baru menapaki di dunia game RPG, apalagi game ini dipenuhi bapak-bapak ganteng!

4.3
Steam Curator Page

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini