Tokyo Underground Killer dipastikan rilis di Steam pada 5 September dengan harga $9.99. Judul first-person action ini dikembangkan oleh Phoenix Game Productions dan dipublikasikan oleh 3DM Games serta Gone Shootin.
Versi PS5 dan Xbox Series juga direncanakan, namun belum memiliki tanggal rilis. Kalau kamu suka aksi katana cepat, nuansa neon Tokyo, dan presentasi unik, ini layak masuk wishlist.
Tanggal rilis dan harga
Tokyo Underground Killer meluncur untuk PC via Steam pada 5 September dengan banderol $9.99. Harga yang bersahabat ini mengisyaratkan fokus pada pengalaman padat yang intens, bukan kampanye super panjang.
Untuk pemain konsol, versi PS5 dan Xbox Series telah dikonfirmasi, hanya saja jadwalnya belum diumumkan. Strategi rilis seperti ini sering dipilih studio independen untuk memastikan versi PC stabil terlebih dulu, sebelum menyusul console.
Aksi katana dan Blood Skills
Kamu akan berperan sebagai Kobayashi, “Shinjuku Vampire,” seorang assassin kondang dari sindikat Gokuraku. Inti game adalah pertarungan pedang berkecepatan tinggi dari sudut pandang first-person, dengan 10 Blood Skills supernatural yang bisa kamu kombinasikan. Contoh efeknya termasuk tornado api hingga drain life.
Selain itu ada progresi kemampuan yang bisa di-unlock, serta 10 boss yang dirancang unik untuk menguji refleks dan improvisasi kamu. Gaya bertarung yang over-the-top dipadukan dengan Tokyo neon-soaked yang terinspirasi lokasi nyata seperti jalan-jalan hujan Shinjuku sampai hiruk-pikuk Akihabara, menciptakan loop gameplay yang agresif dan bergaya.

Narasi komik dan soundtrack
Keunikan lain datang dari cara bercerita. Studio menghadirkan hampir 100 halaman panel komik karya Hans Steinbach untuk menyampaikan narasi—pendekatan yang jarang terlihat pada FPS aksi. Nada cerita disebut “violent, fever-dreamish” dengan humor gelap, plot balas dendam, dan karakter-karakter ekstrem seperti bos Yakuza, Idol yang terdorong dendam, hingga pemimpin kultus karismatik.
Identitas audio game juga ditangani serius: soundtrack digarap oleh Andrew Hulshult, musisi legendaris yang identik dengan irama menghentak dan tempo tinggi—cocok untuk pertarungan katana yang menuntut fokus. Voice-over tersedia penuh dalam bahasa Inggris dan Jepang, termasuk penampilan Hidekatsu Shibata sebagai Ishihara, bos kriminal yang menjadi figur kunci.
Platform dan trailer
Untuk saat ini, platform yang bertanggal hanya PC via Steam. Studio menyebut versi PS5 dan Xbox Series akan menyusul, sehingga pemain console perlu bersabar menunggu update.
Bersamaan dengan pengumuman tanggal rilis, tim merilis trailer terbaru (versi Inggris dan Jepang) yang menampilkan potongan gameplay paling detail sejauh ini: duel katana super cepat, eksekusi Blood Skills yang spektakuler, serta sekilas kehidupan Kobayashi di bawah dunia kriminal Tokyo. Dari materi yang ditampilkan, fokus visual pada neon, hujan, dan kontras warna tinggi terlihat sangat ditekankan—gaya yang akan memanjakan para penggemar estetika cyberpunk.
Kesimpulannya, Tokyo Underground Killer terlihat seperti paket aksi yang ringkas namun padat: harga terjangkau, pertarungan tajam, gaya presentasi kuat, dan identitas audio-naratif yang jelas. Kalau kamu mencari game first-person yang menekankan kecepatan, skill expression, dan vibe Tokyo yang gelap sekaligus memikat, 5 September bisa jadi tanggal yang dinantikan.































