The Alchemist of Ars Magna akan hadir untuk PlayStation 5 dan PlayStation 4 pada 17 September 2026. Dikutip dari Gematsu, Informasi ini diumumkan oleh publisher COSEN dan developer Ninetail. Sebelumnya, game dungeon RPG ini telah rilis untuk PC melalui Steam pada 31 Maret 2023, lalu menyusul ke Nintendo Switch pada 7 November 2024.

Rilis versi PlayStation membuat jangkauan game ini semakin luas, terutama bagi pemain yang lebih nyaman menikmati JRPG turn-based di konsol Sony. Versi PS5 dan PS4 juga akan mendukung voice-over bahasa Inggris dan Jepang, serta teks dalam bahasa Inggris, Jerman, Spanyol, Jepang, Korea, Traditional Chinese, dan Simplified Chinese.

Jadwal Rilis dan Ketersediaan Platform

The Alchemist of Ars Magna dijadwalkan rilis untuk PS5 dan PS4 pada 17 September 2026. Game ini sebelumnya sudah tersedia di PC dan Nintendo Switch, sehingga versi PlayStation menjadi tambahan platform baru setelah lebih dari tiga tahun sejak perilisan awal di Steam.

Untuk pasar Jepang, versi PS5 akan tersedia dalam format fisik dan digital. Edisi fisik standar dibanderol 7.700 yen, sementara limited edition dijual seharga 12.100 yen. Limited edition tersebut berisi original soundtrack, acrylic stand, pinup card, dan digital art book.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai apakah edisi fisik akan tersedia di luar Jepang. Detail harga digital untuk wilayah global juga belum diumumkan dalam laporan tersebut.

The Alchemist of Ars Magna (Ninetail / COSEN)
The Alchemist of Ars Magna (Ninetail / COSEN)

Cerita Berpusat pada Akademi Alkimia

Game ini mengambil latar di Cagliostro Academy, sebuah sekolah bagi para alchemist yang mempelajari cara melawan ancaman bernama Dust. Ceritanya berfokus pada seorang alchemist muda yang masuk ke akademi untuk belajar, melakukan penelitian, menjalin hubungan, dan menghadapi berbagai ancaman yang merusak dunia.

Dunia dalam game ini pernah diselamatkan oleh pendiri alchemy, yang membawa manusia dari dunia sekarat menuju tanah baru. Manusia kemudian hidup bersama “Gods of Creation”, yaitu dewa buatan manusia yang bertugas menjaga keseimbangan dunia.

Masalah muncul saat Dust mulai menyebar. Kekuatan ini dapat mengubah segala sesuatu menjadi debu dan mencemari para dewa. Dewa yang sebelumnya menjadi pelindung kemudian berubah menjadi “Gods of Misfortune”. Ancaman lain juga hadir melalui ash demons, monster yang lahir dari debu dan abu.

Gameplay Turn-Based dan Sistem Crest

Gameplay The Alchemist of Ars Magna mengusung sistem turn-based battle. Pertarungan dapat melibatkan party berisi maksimal lima karakter melawan lima musuh. Pemain perlu memilih skill yang sesuai untuk menyerang, mendukung, memulihkan, atau mengatur strategi selama battle.

Salah satu sistem penting dalam game ini adalah contract with the gods. Pemain dapat membuat kontrak dengan berbagai dewa untuk mendapatkan Crest. Crest adalah kristal yang menyimpan kekuatan dewa dan dapat dipasang pada equipment khusus bernama ether gear.

Crest memberi berbagai efek, mulai dari peningkatan status hingga ability tambahan. Sistem ini membuat pengembangan karakter terasa lebih fleksibel karena pemain dapat menyesuaikan build berdasarkan kekuatan dewa yang digunakan.

Selain battle, game ini juga menghadirkan synthesis system. Pemain dapat membuat item alchemy untuk membantu eksplorasi, mendukung battle, atau menyelesaikan quest tertentu. Ether gear juga dapat diperkuat secara bertahap untuk membuka skill yang lebih kuat.

Fokus pada JRPG Niche

The Alchemist of Ars Magna tampaknya ditujukan untuk pemain yang menyukai JRPG niche dengan elemen dungeon crawling, school life, alchemy, dan character relationship. Nuansa akademi memberi game ini rasa yang cukup ringan, meski konflik utamanya tetap berkaitan dengan kehancuran dunia akibat Dust.

Bagi pemain yang mengikuti JRPG bergaya anime, rilis PlayStation ini bisa menjadi opsi baru untuk mencoba The Alchemist of Ars Magna. Namun, detail lanjutan seperti harga global, ukuran file, dan kemungkinan perbedaan antarversi masih perlu menunggu pengumuman berikutnya dari COSEN atau Ninetail.

Steam Curator Page

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini