Bayangkan kamu sedang menunggu game paling dihype dalam sejarah industri, lalu tiba-tiba muncul seseorang di internet yang bukan cuma mengintip, tapi benar-benar bermain build asli game itu—dan merekamnya untuk dunia. Itulah yang terjadi pada Grand Theft Auto VI (GTA VI) sejak pertengahan Agustus 2026. Sosok atau kelompok yang menamakan dirinya Cyberleek (bukan “CyberLeak” seperti yang banyak beredar di media sosial—ini plesetan dari kata “leak” itu sendiri) berhasil membuat Rockstar Games dan Take-Two Interactive kelabakan selama lebih dari seminggu terakhir.
sudah mengikuti perkembangan ini sejak awal, dan jujur saja, ini bukan bocoran biasa. Ini beda level dari kebocoran 90 klip pengembangan yang bikin heboh tahun 2022 lalu, yang waktu itu dilakukan oleh remaja anggota kelompok Lapsus$. Kali ini, materinya jauh lebih matang, lebih dekat ke versi rilis, dan yang paling mengkhawatirkan Rockstar: pembocornya kelihatan benar-benar mengendalikan build yang bisa dimainkan, bukan sekadar rekaman lama yang disebar ulang.
Kronologi: Enam Hari yang Mengguncang Rockstar
Semua dimulai pada 18 Agustus 2026. Cyberleek merilis klip pertama memperlihatkan Jason (salah satu protagonis GTA VI) bermain basket di depan rumahnya, lengkap dengan tampilan HUD dan sistem uang ganda. Di hari yang sama, muncul juga rekaman mengemudi di jalan tol yang berujung tabrakan dan baku hantam dengan polisi, serta yang paling mengejutkan: peta lengkap dunia game yang menunjukkan seberapa luas Vice City sebenarnya.
Hari berikutnya, 19 Agustus, Cyberleek merilis klip Jason menyerang penjaga keamanan bersenjata taser di sebuah gudang distribusi, mencuri topi, lalu membajak truk semi. Ada juga klip lain memperlihatkan dia menikam polisi dan mencuri sepeda. Yang bikin geregetan pihak Rockstar, ada cutscene khusus di mana si pembocor sengaja menyisipkan dialog ejekan soal penggunaan VPN—seolah menantang untuk dilacak.
Puncak “pembuktian” datang di 20 Agustus: rekaman terbang menggunakan pesawat kecil selama sekitar dua menit di atas Vice City, lengkap dengan menu radio yang bisa dijelajahi langsung. Yang paling telak, Cyberleek menembakkan peluru ke tembok dalam game hingga membentuk tulisan “LEEK”, menunjukkan sesuatu yang mustahil dilakukan kalau cuma punya rekaman video biasa, bukan kendali penuh atas build yang aktif dimainkan.
Sempat ada jeda sekitar 24 jam yang memunculkan spekulasi bahwa Take-Two akhirnya berhasil membekuk pelakunya. Ternyata dugaan itu meleset. Pada 21 Agustus, Cyberleek kembali dengan video berjudul “Hypercar” berdurasi sekitar 2,5 menit, memperlihatkan Jason mencuri mobil super mirip Bugatti (identik dengan Truffade Thrax, mobil GTA Online) dan mengendarainya keliling kota dengan pakaian yang berbeda dari klip-klip sebelumnya, tanda bahwa cerita game memang sedang berjalan maju.

Fitur Gameplay yang Terungkap
Dari seluruh rangkaian bocoran ini, ada beberapa detail mekanik yang cukup menarik perhatian komunitas. Pertama, ada indikasi sistem karma atau honor, ditunjukkan melalui ikon setan kecil dengan tanda minus setiap kali Jason melakukan kekerasan tanpa alasan jelas, yang mengisyaratkan game ini membedakan pembelaan diri dari serangan sembarangan.
Selain itu ada stamina meter yang berkurang saat baku hantam, dengan efek vignette di layar kalau staminanya habis total. Sistem buronan polisi naik jadi enam bintang (lebih tinggi satu tingkat dari GTA V), dengan sistem identifikasi yang melacak pakaian, penampilan, dan kendaraan secara spesifik, plus indikator kedekatan deteksi yang membantu pemain bersembunyi.
Peta dunia yang bernama Leonida juga terkuak utuh, terdiri dari lima county: Vice Dale, Mariana, Kelly, Leonard, dan Lummox yang mencakup area perkotaan, rawa-rawa, pegunungan, hingga trek balap dan pangkalan militer. Ada juga fitur radio “On Demand” ala layanan streaming, sistem bahan bakar dan kerusakan kendaraan, minigame basket, hingga sistem anggaran sewa properti.
Bukan Cuma Aktivisme, Tapi Juga Bisnis
Yang membedakan Cyberleek dari peretas kebanyakan adalah caranya memonetisasi kekacauan ini. Selain menyisipkan watermark ajakan donasi kripto di setiap videonya dan mempromosikan token meme coin, Cyberleek juga membuka semacam layanan “ruang iklan premium” di video-video bocoran berikutnya, dengan biaya awal sekitar 400 Monero, atau setara US$162.000 (sekitar Rp2,6 miliar), hanya untuk mulai bernegosiasi lewat pesan terenkripsi.
Di sisi lain, Cyberleek juga merilis semacam manifesto yang mengecam praktik industri seperti pre-order digital dan DLC “palsu” yang sebenarnya konten sudah jadi tapi dikunci di balik bayar tambahan. Mereka menuntut Rockstar mengeluarkan pernyataan resmi dan permintaan maaf publik, bahkan sempat memperingatkan penerbit lain: “Kalau Cyberleek bisa menembus Rockstar, tidak ada yang benar-benar aman.”

Rockstar Melawan Balik, dan Muncul Kelompok Kedua
Take-Two tidak tinggal diam. Selain melayangkan puluhan notifikasi DMCA takedown (yang justru dianggap banyak pihak sebagai bukti tidak langsung bahwa materi ini asli) perusahaan ini juga mengajukan somasi hukum federal yang meminta Microsoft dan Discord membuka data akun terkait persona “cyberleek,” termasuk nama alias lain seperti “CINEMATICROCKSTAR” dan “Surfer24k,” beserta data perangkat, akun Xbox dan Google yang terhubung, hingga isi OneDrive. Kedua perusahaan diberi tenggat waktu hingga 4 September 2026 untuk memenuhi permintaan tersebut.
Situasi makin runyam ketika muncul kelompok kedua yang mengklaim memiliki akses ke materi internal Rockstar lainnya, terpisah dari Cyberleek. Kelompok ini disebut-sebut mendapatkan akses lewat phishing terhadap karyawan Rockstar India, dan mengklaim memiliki tangkapan layar build April 2026 serta berkas pengembangan yang terkait dengan development kit Xbox. Jika benar, ini berarti Rockstar kini menghadapi dua sumber kebocoran independen secara bersamaan, belum termasuk insiden ransom pada April 2026 yang menuntut data rahasia perusahaan.
Rockstar Tetap Jalan Terus
Meski dihantam bertubi-tubi, Rockstar dilaporkan tetap berkomitmen pada jadwal pengungkapan resmi lewat kemitraan dengan Netflix pada 27 Agustus 2026, disusul siaran di YouTube enam jam setelahnya. Tanggal rilis game pada 19 November 2026 pun dikabarkan belum berubah. Bloomberg bahkan melaporkan manajemen internal terus mendorong tim pengembang untuk tetap fokus bekerja di tengah gangguan yang terjadi.
Sampai laporan ini ditulis, belum ada identitas resmi yang terungkap maupun penangkapan yang dikonfirmasi. Yang jelas, kasus Cyberleek ini menambah daftar panjang GTA VI sebagai salah satu game paling banyak dibocorkan sepanjang sejarah industri—dan kemungkinan besar drama ini belum akan berhenti sampai game-nya benar-benar rilis.
Daftar Sumber
• GTA 6 leaks: All Cyberleek gameplay videos, full map, and updates — Dot Esports
• All GTA 6 CYBERLEEK Leaks So Far — Map, Honor System & Gameplay Videos — Insider Gaming
• 15 details from the new GTA 6 leaks — PC Gamer
• GTA 6 Leak: Cyberleek Exposes Leonida Map — God is a Geek
• The ‘GTA 6’ Leaker Is Leaking Again, Ending Rumors Of Being Caught — Forbes
• New GTA 6 leak shows Jason driving hypercar and advanced wanted system — Sportskeeda
• CyberLeek Is Back With New GTA 6 Hypercar Footage Leak — TechWiser
• BREAKING: A Sixth GTA 6 gameplay video has been leaked — RockstarINTEL
• GTA 6 Leaker CyberLeek Is Selling “Premium Advertising Space” — The Game Post
• Take-Two Subpoenas Microsoft and Discord to Unmask GTA 6 Leaker Cyberleek — Yahoo News
• Take-Two files subpoenas asking Microsoft and Discord for records — Video Games Chronicle
• Take-Two Subpoenas Microsoft And Discord Over GTA 6 Leaks — Kotaku
• Take-Two goes after CyberLeek after GTA 6 leak spree — VideoCardz
• GTA 6 Leaks: Rockstar Games Subpoenas Microsoft, Discord for Data — Variety
• Catastrophic GTA VI leak is a full working build — Tom’s Hardware
• GTA 6 Leak: ‘CyberLeek’ Shows Playable Build as Netflix Reveal Nears Aug 27 — GamesReviews.com
• GTA 6 leak mess deepens as second group surfaces with alleged internal build — Notebookcheck






























