Steam Controller baru dari Valve langsung menjadi perhatian setelah mulai dijual pada 4 Mei 2026. Produk ini tersedia melalui Steam dengan harga 99 dolar AS, tetapi stok awalnya dilaporkan habis hanya sekitar 30 menit setelah penjualan dibuka. Situasi ini membuat banyak calon pembeli harus bersaing dengan antrean digital, error transaksi, dan stok yang muncul sesaat lalu hilang lagi.
こちらもお読みください: Steamコントローラーが2026年5月4日に登場
Penjualan Berlangsung Sangat Cepat
報告書によると ポリゴン, Steam Controller mulai dijual sekitar pukul 1 siang waktu EDT. Tidak lama setelah itu, sejumlah pengguna melaporkan kendala saat mencoba menyelesaikan pembelian. Beberapa pembeli mendapat pesan error karena tingginya volume permintaan, sementara sebagian lain berhasil masuk ke halaman pembayaran tetapi gagal menyelesaikan transaksi.
Sekitar 30 menit setelah penjualan dimulai, halaman produk Steam Controller menampilkan status “out of stock”. Meski begitu, stok disebut sempat muncul kembali secara tidak tetap. Pada beberapa momen, tombol order terlihat aktif, tetapi halaman berikutnya tidak selalu berhasil dimuat. Hal ini menunjukkan bahwa sistem penjualan kemungkinan sedang menangani pesanan yang gagal, pembatalan, atau pembaruan stok kecil secara bertahap.
Steam Controller Baru Bawa Fitur Steam Deck
Steam Controller terbaru ini menjadi percobaan kedua Valve dalam menghadirkan controller khusus untuk PC setelah model pertama yang dirilis pada 2015. Versi baru membawa pendekatan yang lebih dekat dengan bentuk gamepad modern, tetapi tetap mempertahankan identitas khas Valve melalui haptic trackpads.
Controller ini juga mengadopsi beberapa ide dari Steam Deck. Salah satu fitur yang dibahas adalah Grip Sense, yaitu metode kontrol gyro berbasis sentuhan. Kombinasi trackpad, gyro, dan bentuk gamepad tradisional membuat perangkat ini ditujukan untuk gamer PC yang ingin kontrol lebih fleksibel dalam berbagai jenis game.
Respons awal yang tinggi juga tidak lepas dari reputasi Steam Deck. Banyak pengguna Steam sudah terbiasa dengan pendekatan kontrol Valve, terutama untuk game PC yang tidak selalu dirancang sepenuhnya untuk controller standar.

Permintaan Tinggi Picu Masalah Checkout
Habisnya stok dalam waktu singkat menunjukkan permintaan yang kuat terhadap hardware baru Valve. Harga 99 dolar AS menempatkan Steam Controller di kelas controller premium, tetapi antusiasme pengguna tetap besar. Hal ini bisa disebabkan oleh kombinasi ekosistem Steam, fitur yang berbeda dari gamepad umum, dan pengalaman Valve dalam membuat perangkat gaming berbasis PC.
Masalah utama justru terlihat pada proses checkout. Error akibat volume pembelian tinggi membuat sebagian calon pembeli kehilangan kesempatan meski sudah hampir menyelesaikan transaksi. Kondisi seperti ini sering terjadi saat produk teknologi dengan stok terbatas dirilis secara online, terutama jika banyak pengguna mencoba membeli pada waktu yang sama.
Valve juga belum memberikan jadwal resmi terkait restock saat artikel ini ditulis. Karena itu, calon pembeli hanya bisa memantau halaman resmi Steam Controller untuk melihat apakah stok kembali tersedia.
Restock Masih Belum Pasti
Walau status produk sempat habis, peluang untuk mendapatkan Steam Controller belum sepenuhnya tertutup. Stok yang muncul secara berkala menunjukkan masih ada kemungkinan unit kembali tersedia dalam jumlah kecil. Namun, belum ada kepastian apakah Valve akan membuka restock besar dalam waktu dekat.
Bagi pengguna yang ingin membeli, langkah paling realistis adalah memeriksa halaman produk secara berkala dan memastikan metode pembayaran sudah siap. Meski begitu, pembelian tetap bergantung pada ketersediaan stok dan kestabilan sistem Steam.
Peluncuran ini memperlihatkan bahwa minat terhadap Steam Controller baru cukup besar. Jika Valve mampu mengatur restock dengan lebih jelas, produk ini berpotensi menjadi salah satu controller PC yang paling banyak dibicarakan pada tahun 2026.




























