Kabar kurang enak datang dari salah satu studio andalan PlayStation. Sucker Punch Productions, developer di balik Ghost of Tsushima dan Ghost of Yotei, dilaporkan melakukan PHK terhadap 24 karyawannya.
Berdasarkan informasi dari Polygon, kabar ini pertama kali dilaporkan oleh Aftermath pada 26 Oktober 2026. PHK ini terjadi di tengah kesuksesan Ghost of Yotei, yang menjadi salah satu game PlayStation terlaris tahun ini.
24 karyawan terdampak, studio siapkan proyek berikutnya
Aftermath mendapatkan informasi ini dari seorang mantan karyawan Sucker Punch. Awalnya, Aftermath menyebut ada 26 karyawan yang terkena PHK, tetapi angka tersebut kemudian dikoreksi menjadi 24 orang.
Menurut Aftermath, jumlah karyawan Sucker Punch berada di bawah 200 orang, cukup kecil untuk ukuran studio AAA. Polygon menyebut jumlahnya sekitar 200 orang, atau bisa jadi mendekati 230 orang. Artinya, sekitar 10–12% tenaga kerja studio ini terdampak.
Dalam email untuk karyawan yang dilihat oleh Aftermath, pimpinan studio menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena kondisi pasar dan kebutuhan tim untuk proyek berikutnya. “After carefully observing the challenges in the market and reviewing the team needs for our next project, we’ve decided to make some staffing reductions. Several positions across Sucker Punch will be eliminated as a result,” tulis email tersebut.
Pimpinan studio juga menegaskan bahwa keputusan ini tidak diambil dengan mudah, dan mereka berusaha mendukung karyawan yang terdampak selama masa transisi. “There’s no getting around that this is a hard day. Next week we will go into more details about the future,” lanjut email itu.
Aftermath sudah menghubungi Sony untuk meminta keterangan lebih lanjut, tetapi belum mendapat tanggapan saat artikel tersebut terbit. Sejauh ini, belum ada pernyataan publik dari Sucker Punch maupun Sony soal PHK tersebut.
Ghost of Yotei sukses secara kritik dan penjualan
Ironisnya, PHK ini terjadi tidak lama setelah Sucker Punch menikmati kesuksesan besar. Ghost of Yotei meluncur untuk PlayStation 5 pada 2 Oktober 2025 dan mendapatkan Metascore 86 di Metacritic. Kalau kamu penasaran dengan pengalaman kami memainkannya, kamu bisa membaca review Ghost of Yotei di PLAY EAT SLEEP.
Di ajang D.I.C.E. Awards 2026 pada Februari lalu, Ghost of Yotei membawa pulang tiga penghargaan, yaitu Adventure Game of the Year, Outstanding Achievement in Character untuk Atsu, dan Outstanding Achievement in Original Music Composition.
Dari sisi penjualan, Sony sempat mengumumkan bahwa Ghost of Yotei terjual lebih dari 3,3 juta kopi hanya dalam 32 hari. CFO Sony, Lin Tao, juga menyebut game ini melampaui penjualan Ghost of Tsushima dalam periode yang sama dan “significantly contributed” pada hasil keuangan kuartal tersebut.
Pada Juni 2026, Alinea Analytics melaporkan bahwa Ghost of Yotei menjadi game first-party atau second-party Sony terlaris tahun ini, dengan 1,1 juta kopi terjual dan pendapatan US$77,6 juta. Menurut Polygon, per Oktober 2026 game ini diperkirakan sudah terjual 5,4 juta kopi dengan pendapatan lebih dari US$400 juta.
Tentang Sucker Punch Productions
Sucker Punch merupakan studio milik Sony Interactive Entertainment. Sebelum seri Ghost, studio ini dikenal lewat seri Sly Cooper dan Infamous. Sejak 2020, Sucker Punch hanya merilis game Ghost beserta mode multiplayer-nya.
Rilisan terbaru studio ini adalah Ghost of Yotei: Complete Edition yang hadir pada 1 Oktober 2026. Edisi ini membawa ekspansi cerita Echoes of Sekigahara yang mendapat respons positif dari kritikus, serta mode roguelike Most Wanted yang menghadirkan kembali Jin Sakai dari Ghost of Tsushima sebagai karakter yang bisa dimainkan.
Belum jelas proyek apa yang sedang disiapkan Sucker Punch. Namun, studio tersebut menjanjikan detail lebih lanjut kepada karyawannya pekan depan, jadi kabar terbaru kemungkinan akan menyusul dalam waktu dekat.





























