Happinet dan studio Wit One mengumumkan game adventure baru berjudul Lost Museum: Echoes of the Chromageists. Rika Suzuki menulis naskah game ini. Suzuki sebelumnya menulis skenario Another Code dan Hotel Dusk: Room 215.

Vince dan Para Chromageist

Chromageist adalah makhluk yang lahir dari lukisan. Mereka membawa pikiran, emosi, dan memori dari lukisan asalnya. Setiap Chromageist punya wajah unik. Namun di balik wajah itu, mereka kehilangan sebagian ingatannya.

Cerita berpusat pada Vince, seorang bocah manusia. Vince tersesat ke sebuah tempat bernama Lost Museum. Di dalam museum, ia menemukan pena ajaib. Pena ini membantunya mendekati emosi dan ingatan para Chromageist yang hilang.

Vince ditemani Novi, Chromageist pertama yang ia temui. Wajah Novi terbuat dari cahaya berkilau. Tubuh Novi kecil dan sering melayang. Novi dan Vince membangun kedekatan sepanjang perjalanan mereka.

Desain para Chromageist terinspirasi dari lukisan terkenal. Beberapa contohnya adalah Sunflowers, Mona Lisa, dan The Great Wave off Kanagawa.

Lost Museum dan Dunia Nyata

Lost Museum berada di dalam “Lost Space”, dimensi yang terpisah dari dunia nyata. Ruang ini menjadi tempat berkumpulnya lukisan-lukisan terkenal. Karena itu, Lost Museum juga jadi rumah bagi para Chromageist yang lahir dari lukisan tersebut.

Di sisi lain, dunia nyata dalam game ini digambarkan berbeda. Karya seni semakin jarang hadir dalam kehidupan sehari-hari. Banyak orang kehilangan kesempatan untuk mengenal karya seni. Pengetahuan di baliknya pun ikut terlupakan.

Gameplay Investigasi di Dalam Museum

Pemain menjelajahi Lost Museum dengan sistem point-and-click. Pemain menyelidiki lukisan dan perabotan di dalam museum. Pemain juga bisa berbincang dengan para Chromageist. Percakapan ini menghasilkan petunjuk yang mengarah ke memori mereka yang hilang.

Fitur Utama Lost Museum

Petunjuk yang terkumpul lalu diolah lewat tiga mekanisme inti berikut:

  • Search — Pemain mencari petunjuk lewat lukisan, perabotan, dan percakapan dengan Chromageist.
  • Chromageist Appraisal — Pemain merangkai petunjuk yang sudah dikumpulkan untuk mengurai makna di balik memori yang hilang.
  • Memory Restoration — Pemain memakai hasil deduksi untuk memulihkan memori Chromageist dan mengungkap emosi yang terpendam.

Platform dan Jadwal Rilis

Lost Museum: Echoes of the Chromageists akan meluncur di Nintendo Switch 2 dan PC. Versi PC tersedia lewat Steam. Happinet menjadwalkan rilis game ini pada 2027.

Game ini mendukung lima bahasa. Bahasa tersebut adalah Inggris, Jepang, Korea, China Tradisional, dan China Sederhana. Informasi lebih lanjut tersedia di situs resmi Lost Museum.

Announce Teaser Trailer (English)

Announce Teaser Trailer (Japanese)

Tokyo Game Show 2026

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini