Total War: SHOGUN 2 adalah salah satu game strategi terbaik yang pernah saya mainkan. Game ini dirilis pada tahun 2011. Hingga sekarang, banyak gamer masih menganggapnya sebagai salah satu judul terbaik di seri Total War.
Total War: SHOGUN 2 menghadirkan perang skala besar dengan latar Jepang pada era Sengoku. Saat game ini dirilis, game strategi yang fokus pada era tersebut masih sangat jarang. Game seperti Civilization V, Victoria II, dan Europa Universalis III memang punya faksi Jepang, tetapi tidak fokus pada Jepang.
Premis inilah yang membuat saya tertarik pada Total War: SHOGUN 2. Seperti game klasik lainnya, saya juga kadang ingin memainkannya kembali.

Masalahnya, Total War: SHOGUN 2 sudah berusia lebih dari 15 tahun. Game ini tidak selalu nyaman dimainkan di PC modern.
Versi orisinalnya masih berjalan di arsitektur 32-bit. Versi ini juga tidak dirancang untuk monitor beresolusi tinggi atau monitor ultrawide. Karena itu, versi orisinal kurang nyaman dimainkan di PC modern saya dengan monitor ultrawide.
Masalah yang paling mengganggu adalah game ini kadang crash. Menurut saya, penyebabnya mungkin adalah masalah kompatibilitas dengan CPU dan GPU saya.
Karena itu, saya tersenyum lebar saat SEGA dan Creative Assembly mengumumkan Total War: SHOGUN 2 – Complete Edition. Edisi ini membawa peningkatan visual dan dukungan untuk hardware modern. Edisi ini juga sudah berisi semua ekspansi utama dan lebih dari 50 faksi minor yang kini bisa dimainkan.
Kembali ke Jepang Era Sengoku
Seri Total War dimulai dari Shogun: Total War pada tahun 2000. Sebelas tahun kemudian, Creative Assembly kembali ke Jepang lewat Total War: SHOGUN 2. Game ini membawa pemain ke era Sengoku, saat para klan saling berebut kekuasaan untuk menjadi Shogun.
Seperti seri Total War lainnya, SHOGUN 2 menggabungkan manajemen kerajaan berbasis turn-based dengan pertempuran real-time skala besar. Kamu mengatur ekonomi, diplomasi, dan pasukan di peta kampanye. Setelah itu, kamu memimpin langsung pasukan samurai dan ashigaru di medan perang.
SHOGUN 2 hanya berfokus pada satu negara, yaitu Jepang. Fokus ini membuat peta, faksi, dan unitnya terasa rapi dan konsisten.
Seperti yang saya sebut sebelumnya, SHOGUN 2 terasa unik karena fokus pada Jepang era Sengoku. SHOGUN 2 juga memakai sistem pertempuran masif khas seri Total War. Sistem pertempuran inilah yang membuat saya masih memainkan seri Total War hingga sekarang.

Lebih dari Bundle, Tapi Bukan Remake
SEGA dan Creative Assembly tidak memakai label “Remastered” untuk edisi ini. Nama resminya adalah Complete Edition. Namun, isinya lebih dari sekadar paket game dan DLC.
Creative Assembly mengerjakan edisi ini bersama Mataboo, studio asal Polandia. Mereka memperbarui visual, menambah fitur modern, dan memasukkan konten baru. Karena itu, banyak orang menyebut edisi ini sebagai remaster, termasuk saya.
Mengapa saya menganggapnya sebagai remaster? Alasannya, core gameplay Complete Edition sama dengan versi orisinal. Perubahan utamanya ada di peningkatan quality of life (QoL), seperti kontrol yang lebih modern.
Perubahan teknis terbesar adalah upgrade ke arsitektur 64-bit. Dengan upgrade ini, game bisa menggunakan memori yang lebih besar. Upgrade ini juga bertujuan membuat performa lebih stabil di prosesor dan kartu grafis modern.

Saya memainkan Complete Edition di PC dengan CPU AMD Ryzen 7 9700X, GPU NVIDIA GeForce RTX 5060 Ti, RAM 32 GB, dan monitor ultrawide 1440p. Di PC ini, game berjalan dengan sangat nyaman. UI, grafis, dan animasi pertempuran tampil dengan baik dan lancar.
Complete Edition juga punya opsi grafis yang lebih lengkap untuk hardware modern. Salah satunya adalah dukungan NVIDIA DLSS Super Resolution dan AMD FSR 3.1. Game ini juga mendukung mode fullscreen borderless, pengaturan refresh rate, dan UI scaling.
Kualitas visual Complete Edition memang masih di bawah Total War: Warhammer III. Hal ini wajar karena Complete Edition adalah remaster, bukan remake. Meski begitu, visualnya jauh lebih baik dibandingkan versi orisinal.
Tekstur dan model 3D kini terlihat jauh lebih detail. Efek seperti depth of field juga membuat pertempuran terasa lebih imersif. Di salah satu pertempuran, saya bahkan bisa melihat efek fatamorgana.
Terakhir, Complete Edition kini punya mode colorblind untuk pemain dengan buta warna. Dengan fitur ini, lebih banyak gamer bisa menikmati game ini.
Tiga Kampanye, 700 Tahun Sejarah Jepang
Complete Edition menggabungkan hampir semua konten yang pernah hadir untuk SHOGUN 2. Total ada tiga kampanye yang bisa kamu mainkan. Rentang waktunya mencakup lebih dari 700 tahun sejarah Jepang, dari Perang Genpei hingga Perang Boshin.
SHOGUN 2: Kampanye utama berlatar era Sengoku di abad ke-16. Kamu memimpin satu klan dan berusaha menyatukan Jepang. Tujuan akhirnya adalah merebut Kyoto dan menjadi Shogun.
Rise of the Samurai: Kampanye berlatar Perang Genpei di abad ke-12. Klan Taira, Minamoto, dan Fujiwara saling berperang untuk menguasai Jepang. Perang ini melahirkan keshogunan pertama dalam sejarah Jepang.
Fall of the Samurai: Kampanye berlatar Perang Boshin di abad ke-19. Pemain memilih berpihak pada Kaisar atau pada Keshogunan. Senjata api modern, kapal perang lapis baja, dan jalur kereta api mengubah cara bertempur secara drastis.
Di versi orisinal, Rise of the Samurai dan Fall of the Samurai adalah DLC terpisah. Di Complete Edition, kedua kampanye ini sudah termasuk. Menurut saya, hal ini membuat Complete Edition sangat menarik untuk pemain lama seperti saya.

Saya bisa bernostalgia dengan klan favorit saya di era Sengoku, seperti Oda, Hojo, dan Tokugawa. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika saya bermain sebagai klan Oda dan berusaha menaklukkan Odawara Castle yang dikendalikan klan Hojo.
Pertempuran merebutkan dan mempertahankan kastil di game ini adalah bagian yang paling saya suka. Memformulasikan bagaimana pasukan ditempatkan di posisi strategis dan menemukan titik kelemahan kastil menjadi proses yang paling menyenangkan.
Prinsip saya setiap kali memainkan game grand strategy adalah “observe before act”, dan memilih untuk melakukan observasi secara detail terhadap lawan dan menemukan titik lemahnya. Minusnya, prinsip seperti ini memakan waktu bermain cukup lama.
Selain tiga kampanye tersebut, semua faction pack dan pembaruan konten juga sudah termasuk di Complete Edition. Satu-satunya yang tidak termasuk adalah Blood Pack karena alasan rating usia.
Konten baru paling menarik di Complete Edition adalah lebih dari 50 faksi minor yang kini bisa dimainkan. Di versi orisinal, faksi-faksi ini hanya bisa dimainkan melalui mod buatan komunitas.
Salah satu contohnya adalah klan Asai. Klan Asai awalnya adalah sekutu klan Oda. Aliansi ini terbentuk lewat pernikahan Nagamasa Asai dengan Oichi, adik Nobunaga Oda.
Namun, klan Asai kemudian berbalik melawan Oda untuk membela sekutu lama mereka, klan Asakura. Nobunaga akhirnya mengalahkan Nagamasa. Nagamasa kemudian melakukan harakiri. Jika kamu bermain sebagai klan Asai, kamu bisa mencoba mengubah nasib Nagamasa dan Jepang.

Voice Acting Bahasa Jepang dan Cutscene Baru
Untuk pertama kalinya, SHOGUN 2 hadir dengan voice acting dan teks lengkap dalam bahasa Jepang. Untuk game berlatar sejarah Jepang, tambahan ini terasa sangat pas.
Complete Edition juga punya cutscene baru bergaya lukisan ukiyo-e yang dianimasikan. Cutscene ini membuat game terasa lebih menarik dan otentik. Jika tidak suka, kamu tetap bisa memilih cutscene versi orisinal.
Yang Perlu Dipertimbangkan
Meski banyak hal yang saya suka, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli Total War: SHOGUN 2 – Complete Edition.
Harga: Kritik pertama saya adalah soal harga. Complete Edition dijual seharga US$39.99. Menurut saya, harga ini terlalu mahal untuk remaster dengan tambahan konten yang tidak terlalu banyak.
Pemilik versi orisinal di Steam memang mendapat diskon 75%. Namun, diskon ini hanya berlaku hingga 12 November 2026 pukul 23:00 WIB (UTC+7). Menurut saya, diskon untuk pemain lama seharusnya berlaku tanpa batas waktu.
Di sisi lain, saya mendukung keputusan SEGA untuk berhenti menjual versi orisinal di Steam. Pemain baru sebaiknya langsung membeli versi terbaru ini. Pembeli Complete Edition di Steam juga tetap mendapatkan versi orisinalnya.
Mod lama tidak kompatibel: Mod untuk versi orisinal tidak bisa berjalan di Complete Edition. Hal ini mungkin membuat banyak pemain lama kecewa. Namun, saya bisa memahami alasannya, karena Complete Edition berjalan di sistem dan engine yang sudah diperbarui.
Menurut saya, memperbarui mod adalah tugas pembuat mod, bukan tugas Creative Assembly sebagai developer. Selain itu, pemain masih bisa memakai mod lama di versi orisinal.

Kesimpulan
Total War: SHOGUN 2 – Complete Edition adalah cara terbaik untuk memainkan kembali SHOGUN 2 di PC modern. Visualnya jauh lebih baik, dan semua ekspansi utama tersedia dalam satu paket. Faksi minor baru, voice acting bahasa Jepang, dan cutscene baru juga membuat pengalaman bermain terasa lebih segar.
Namun, kritik terbesar saya adalah soal harga. US$39.99 terasa mahal untuk remaster dengan tambahan konten yang tidak terlalu banyak. Diskon 75% untuk pemilik versi orisinal juga hanya berlaku dalam waktu terbatas.
Jadi, apakah harganya sepadan? Menurut saya, harganya tidak sepadan. Namun, game ini tetap layak dimainkan, khususnya oleh pemain lama.
Bagi pemilik versi orisinal di Steam, manfaatkan diskon 75% sebelum 12 November 2026. Bagi pemain baru, Complete Edition adalah versi terbaik untuk mengenal salah satu game strategi terbaik yang pernah ada.
Kelebihan:
- Visual lebih segar dengan pencahayaan, bayangan, dan tekstur baru.
- Upgrade 64-bit dan UI scaling untuk resolusi 1440p dan 4K.
- Semua kampanye dan ekspansi utama dalam satu paket.
- Lebih dari 50 faksi minor baru yang bisa dimainkan.
- Voice acting bahasa Jepang menambah imersi.
Kekurangan:
- Harga US$39.99 tergolong mahal untuk remaster dengan tambahan konten yang tidak banyak.
- Diskon 75% untuk pemilik versi orisinal hanya berlaku dalam waktu terbatas.
Review Total War: SHOGUN 2 – Complete Edition (PC)
Summary
Total War: SHOGUN 2 – Complete Edition menghadirkan visual yang jauh lebih baik dan semua ekspansi utama dalam satu paket. Namun, harganya terasa mahal untuk remaster dengan tambahan konten yang tidak banyak.






























[…] Review Total War: SHOGUN 2 – Complete Edition (PC) Review Review Kalanoro 2026 Game Petualangan Yang Seru Games Review Pragmata (PC) […]